RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Peredaran uang palsu diakhir bulan Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri di Bulukumba mulai marak. Terbukti seorang pengusaha muda asal Kabupaten Bulukumba bernama Isal Asip menjadi korban penipuan menggunakan uang palsu Senin 18 Mei 2020.
Dia menjadi korban pelaku pengedar uang palsu pecahan Rp 100 ribu yang digunakan oleh seseorang untuk membeli barang di tempatnya.
Ditemui Rubrik.co.id mengatakan kejadian tersebut bermula saat korban usai melayani seorang konsumen yang sudah mengganti oli mobil, usai ganti oli orang tersebut kemudian menbanyar dengan menggunakan uang palsu pecahan Rp. 100 ribu satu lembar.
” Saya baru tahu kalau itu uang palsu setelah pelaku telah pergi usai ganti oli mesin mobilnya,” Kata Isal Asip
Isal Asip menduga para pelaku peredaran uang palsu mulai marak di Bulukumba jelang idul fitri, bukan hanya dirinya menjadi korban mungkin banyak warga lainya diluar sana yang juga ikut jadi korban.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Berry Juana Putra mengatakan kalau sampai saat ini belum ada laporan yang masuk terkait adanya peredaran uang palsu.
Kita pastinya akan terus melakukan pemantauan dan kepada masyarakat yang menemukan adanya uang palsu untuk segera melaporkan kepada petugas kita,”katanya.
Mantan kasat Narkoba Polres Pinrang ini berharap seluruh masyarakat berhati-hati dalam melakukan transaksi penerimaan maupun pembelanjaan uang.
Komentar