Arum Spink: Saya Telah Mappatabe ke Andi Kamaluddin Jaya

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Hengkangnya sejumlah kader partai Nasdem Bulukumba, termasuk Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem, H. Andi Kamaluddin akibat setelah rotasi kepemimpinan ditanggapi Arum Spink.

Dikonfirmasi Rubrik.co.id, Kamis 30 Juli 2020 melalui Wasthappnya ketua partai Nasdem Bulukumba yang baru Arum Spink  mengatakan, kalau sebelumnya dirinya telah mendatangi H.Andi Kamaluddin Jaya untuk bersilaturahmi terkait dengan ditunjuknya dirinya menggantikan sabahatnya Tomy Satria Yulianto sebagai ketua partai Nasdem di Bulukumba.

“Saya telah datang kebeliau H. Andi Kamaluddin Jaya untuk meminta ijin dan sikap beliau setelah saya ditunjuk sebagai pengendali partai Nasdem di kabupaten Bulukumba,” Kata Arum Spink.

Arum Spink mengaku ditemani oleh sejumlah anggota fraksi menemui Andi.H.Kamaluddin Jaya , termasuk Sekretaris dan Ketua Bappilu. Saya menanyakan kesiapan Pak Kamaluddin Jaya untuk bergabung di kepengurusan yang baru, Beliau menjawab bersedia. Pertanyaan itu bahkan diulangi untuk mengkonfirmasi sikap beliau. Jawabannya  tetap sama bahwa bersedia di NasDem,” Kata anggota DPRD provensi sulsel ini.

Ditambahkan Arum Spink yang yang merupakan bakal calon (Balon) wakil Bupati Bulukumba berpasangan dengan H.Askar ini datang kerumah H. Andi Kamaluddin jaya di Jalan Andi Pangeran Pettarani pada tanggal 20 Juni 2020 lalu.

Sebelumnya H. Andi Kamaluddin Jaya mengatakan sedikitnya terdapat 16 pengurus termasuk dirinya, baik dari DPD, Ketua DPC, hingga mantan Caleg yang menyatakan mundur, sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sulawesi Selatan (Sulsel), yang telah melakukan pergantian struktur DPD tanpa ada koordinasi.

Selain itu, lanjutnya, menjelang Pilkada Bulukumba 2020, NasDem Bulukumba yang bisa dipastikan tidak mengusung kadernya menjadi Calon Bupati , dianggap merupakan keputusan yang keliru, melihat NasDem merupakan salah satu partai besar di Kabupaten Bulukumba.

“Sebelumnya saya sudah bilang, kalau NasDem itu partai besar dan sudah sepatutnya mengusung 01, jadi kalau yang diusung hanya 02 atau wakil maka hari ini saya memilih mundur,” tegas Andi Kamaluddin Jaya.(**)