RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Sebuah rekaman suara yang diduga merupakan Tomy Satria Yulianto, saat kampanye di Desa Gunturu, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba beredar di media sosial (Medsos).
Parahnya, Tomy mengiming-imingi warga sejumlah uang jika ia dipilih. Tomy meminta warga untuk menghubunginya.
Dalam rekaman itu, Tomy mengaku bakal memberikan uang sebesar Rp310 ribu.
“Kihubungia (hubungi saya). InsyaAllah kalau nakasiki Rp300 ribu, kusareki (saya kasi) Rp310 ribu. Kutambaiki sampulo sabbu (saya tambahkan Rp10 ribu),” kata Tomy.
Pernyataan tersebut mengindikasikan dugaan money politik yang tidak dibenarkan dalam pesta demokrasi.
Dalam orasi politiknya, wakil bupati dari Andi Sukri Sappewali itu juga pernah menyinggung tentang Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Selain itu, Tomy juga mengomentari foto paslon lain dalam kertas suara.
“Yang lain angiciji, kasi lihat gigiji, angoa’ji, napaksa kalenna angici, lihatmi. Karena itu kamera susah tong ditipu,” kata Tomy di dalam video yang beredar.(**)
Komentar