Warga Pantai Merpati Bulukumba Terancam Tergusur

Rubrik Redaksi
IMG 20220107 12926
Ketfo : Sejumlah perumahan warga di pantai merpati Bulukumba

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Warga yang bermukim di sekitar Pantai Merpati yang akan digusur karena program penataan tidak disiapkan tempat relokasi.

Camat Ujungbulu Kabupaten Bulukumba Andi Ashadi menegaskan bahwa bangunan yang akan digusur tersebut merupakan bangunan liar.

“Warga yang ada di sana tidak ada hak membangun rumah, dulunya itu waktu pemerintahan Pak Patabai (Bupati Bulukumba 1995 – 2005) mereka itu hanya izin membuat landang (penyimpanan rumput laut), tidak membuat rumah,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Januari 2021 lalu.

Ashadi juga membantah bahwa warga yang bermukim saat ini di pesisir pantai adalah warga yang tidak memiliki rumah selain rumah yang akan digusur tersebut.

“Terkait mereka tidak punya rumah, itu tidak benar. Pada saat kami mengundang mereka secara persuasif ke sini (Kantor Camat Ujungbulu) ada satu orang yang ngomong ternyata dia mengaku orang Bontomacinna,” ungkapnya.

Selain itu Ashadi mengungkapkan bahwa warga sebelumnya pernah berjanji akan meninggalkan lokasi tersebut jika penataan akan dilakukan.

“Pada awal munculnya wacana penataan Pantai Merpati yaitu Mei 2021 lalu, pada saat itu kami mendatangi warga dan meminta mereka pindah, tetapi warga berjanji akan pindah saat proses pembangunan mau dimulai, saat ini sudah mau dimulai jadi apa lagi,” paparnya.

Ashadi menegaskan bahwa warga harus segera pindah dan membongkar bangunannya sendiri sebelum pemerintah bertindak tegas.

“Tidak ada relokasi, kami minta warga untuk pindah dan kembali ke rumahnya masing-masing atau rumah keluarganya,” tegasnya.

Bagi Ashadi keberadaan bangunan-bangunan di pesisir pantai justru membuat kota Bulukumba kumuh, selain itu juga melanggar Perda RTRW soal letak bangunan yang berada di sepadan pantai.

“Coba kita ke belakang pasar Cekkeng, ada di sana kandang sapi. Bagaimana coba, di mana logikanya kandang sapi didirikan di pinggir pantai,” tukasnya.(**)