Daerah  

Kodim 1411 Bersama Pemkab Bulukumba Tanam Pohon di Kawasan Adat Kajang 

IMG 20221130 7648
Ketfo: Kodim 1411 Bulukumba bersama Pemda melaksanakan Penanaman Bibit Unggul di Kawasan Adat Ammatoa Kajang, pada hari Rabu tanggal 30 November 2022

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Gelar Program Pembinaan Lingkungan hidup Kodim 1411 Bulukumba bersama Pemda melaksanakan Penanaman Bibit Unggul di Kawasan Adat Ammatoa Kajang, pada hari Rabu tanggal 30 November 2022 .

Kegiatan ini diikuti sekitar 300 orang Personil Kodim,Tagana, Siswa SMP, serta Masyarakat setempat di Dusun Benteng Desa Tanah Toa, kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Pembinaan lingkungan/penghijauan yang dilakukan berupa penanaman pohon sebanyak 3.300 pohon yang terdiri dari Bibit Nangka, Sukun dan Durian Musangking.

Bupati Bulukumba H. A. Muchtar Ali Yusuf, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk kebersamaan antara TNI, Pemerintah dan Masyarakat untuk menjaga pelestarian lingkungan dan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap Lingkungan.

“Beragam macam tanaman kita tanamin, seperti Nangka, Sukun, dan Durian Sangking merupakan kegiatan program pembinaan Lingkungan Hidup Pemda dan penanaman ini lantaran melihat sebuah potensi kedepannya ada potensi Wisata Alam dan Wisata perkebunan buah,” kata A. Muchtar Ali Yusuf.

Dandim 1411/Blk Letkol Inf. Kaharuddin menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon bibit unggul dilaksanakan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan.

Guna mendukung program penghijauan yang dicanangkan oleh pemerintah. Harapannya, melalui penghijauan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan juga untuk keseimbangan atau kelestarian alam.

“Karena menanam pohon sama juga dengan menghijaukan kembali alam, dengan demikian lingkungan akan menjadi sejuk, segar dan asri. Selain itu, penanaman pohon produktif ini juga memiliki nilai ekonomis,” ujarnya.

Dia berharapkan, selain sebagai sarana dalam rangka meningkatkan hubungan silaturahmi, kegiatan tersebut juga untuk menjaga dan merawat semangat kegotongroyongan yang menjadi budaya bangsa Indonesia.

Seperti halnya budaya menanam ini, jika terus diterapkan di masyarakat, maka bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa menanam, bangsa merawat, dan bangsa berbagi.

“Setiap benih yang ditanam akan tumbuh, dan bisa memberikan manfaat ke sesama. Dengan menanam, maka masyarakat ikut serta menumbuhkan dan menjaga kelestarian alam,” kata Dandim.

Kepala Desa tanah toa kajang, Zukarnain mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini sehingga penanaman pohon bibit unggul program pemerintah terlaksana dengan baik dan lancar. Pihaknya juga berharap sinergitas yang sudah terbina dengan baik selama ini kedepannya agar bisa ditingkatkan lagi.

“Semoga bermanfaat bagi kita semua, dan kedepannya sinergitas yang luar biasa ini tetap terjaga,” ujarnya.(rls)