RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Ratusan Kepala Keluarga (KK) di lingkungan Kasimpureng, Kelurahan Kasimpureng, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan terendam banjir rob sejak Sabtu malam 24 Desember 2022. Ketinggian air di pemukiman warga mencapai 40 sentimeter.
Banjir yang disebabkan air laut pasang sudah terjadi setiap tahunya hingga saat ini. Sedangkan banjir rob kali ini mencapai puncaknya pada Sabtu malam sekitar pukul 23:30 wita.
Kepala Lingkungan Kasimpureng, Andi Indra Bangsawan mengatakan setiap tahun banjir rob yang terjadi semakin parah. Masyarakat setempat hanya bisa mengatasi banjir tersebut dengan cara seadaanya, seperti membuat tanggul di bibir pantai.
“Memang sebelumnya di luar prediksi kalau tahun ini tidak terjadi banjir, tapi justru semakin besar hingga 40 sentimeter,” katanya.
Setiap kali terjadi banjir rob, banyak pihak yang dirugikan, salah satunya adalah warga yang bermukim di daerah pesisir . Andi Indra memprediksi kerugian yang dialami warga setiap banjir rob mencapai puluhan juta.
Menurut Andi Indra penyebabnya pergantian musim barat, tapi kali ini memang agak ekstrem, karena hampir sekitar 200 KK terkena dampak dari banjir rob itu sendiri.
Bahkan bukan hanya di Lingkungan nya bahkan banjir rob juga melanda 2 Lingkungan lainya yakni Lingkungan Palltoae Baru dan Pallatoae lama dan yang paling terparah adakah lingkungan Kasimpureng itu sendiri,” kata Andi Indra.
” Bahkan kasihannya lagi pak sudah ada rumah warga yang harus mengunsi karena perabot rumahnya terendam termasuk tempat tidur mereka,” Ujarnya.
Sementara Kepala Seksi (Kasi) Kedarutan dan Logistik BPBD Bulukumba Ilham yang dikonfirmasi wartawan menbenarkan adanya ratusan kepala keluarga (KK) yang ada di kelurahan Lingkungan Kasimpureng yang terdampak banjir rob.
” Anggota BPBD sementara menuju lokasi untuk melakukan pemantauan dan menbantu warga yang terdampak,” kata Cepot sapaan akrab Ilham . (**)






