RUBRIK.co.id- Gadis ABG berusia 15 tahun di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi korban pemerkosaan oleh 11 orang pria. Dua di antaranya merupakan oknum Brimob dan kepala desa (kades).
“Kadesnya kan udah (ditetapkan tersangka). Dan kalau oknum Brimob dalam kasus tersebut kita masih melakukan pendalaman dan pengembangan,” ujar Kapolres Parimo AKBP Yudy Arto Wiyono saat dimintai konfirmasi, Jumat 26 Mei 2023 dikutip dari situs berita online detiksulsel.
Yudy mengatakan dalam kasus ini pihaknya telah menetapkan 10 pelaku menjadi tersangka yakni NT, ARH, AR, AK, FA, DU, AK, AS, AW dan kades HR. Kendati begitu, penyidik baru melakukan penahanan kepada 5 orang.
“10 tersangka namun 5 yang sudah dilakukan penahanan di Mako Polres dan 5 akan kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan namun belum ada konfirmasi. Yang sudah ditahan NT, ARH, AR, AK dan HR,” terangnya.
Sementara itu, oknum Brimob berinisial HST masih akan diperiksa. Yudy menjelaskan kasus ini terkuak usai orang tua korban melapor ke Polres Parimo pada Januari 2023 lalu.
“Pelapor orang tua dari pada korban,” bebernya.
Yudy menambahkan kasus pemerkosaan ini terjadi di beberapa lokasi di Parimo sejak April 2022 hingga Januari 2023. Para pelaku melancarkan aksinya dengan mengiming-imingi korban imbalan berupa uang, makanan dan handphone.
“Para pelaku ini memberikan berupa iming-iming uang yang bervariasi dari Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu. Pelaku ada juga yang memberikan makanan, pakaian serta pernah juga memberikan handphone kepada korban,” jelas Yudy.
Saat ini kata Yudy, korban mengalami trauma hingga dirawat di rumah sakit di Kota Palu.
“Akibat dari pada persetubuhan tersebut korban ini mengalami trauma baik trauma psikis kemudian malu dan saat ini mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Palu,” pungkasnya.(int)
Komentar