RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Salah satu tempat usaha warung kopi (warkop) di jalan Srikaya depan RSUD Andi Sultan Daeng Radja disurati oleh dinas perhubungan kabupaten Bulukumba.
Surat yang dilayangkan oleh kepala dinas perhubungan ini terkait adanya laporan kemacetan kendaraan yang kerap terjadi di depan warkop 313 kota Bulukumba
Dalam isi surat tersebut dijelaskan berdasarkan hasil indentifikasi lalulintas di jalan Srikaya (depan RSUD Andi Sultan Daeng Radja) maka dipadang perlu mengundang pemilik usaha untuk menghadiri rapat guna membahas langkah penyelesaian masalah lalulintas.
Kepala dinas perhubungan kabupaten Bulukumba Muhammad Amri melalui sekertasi dinas Idham Khalid menbenarkan adanya surat paggilan terhadap pemilik warkop 313 untuk menghadiri rapat.
” Iye benar dinda kita telah Surati untuk datang besok Rabu 6 Maret 2024 di kantor dinas perhubungan untuk rapat mencarikan solusi terkait persoalan lalulintas di depan usahanya,” ujar Idham.
Sementara itu Owner warkop 313 di jalan Srikaya depan RSUD Andi Sultan Daeng Radja, Awi kepada wartawan menbenarkan adanya surat panggilan tersebut.
” Sudah saya terimah suratnya insya Allah besok saya akan hadiri, semoga hasilnya baik dan ada solusi yang diberikan ke kami ,” kata Awi.
Awi mengatakan kalau sumber kemacetan yang terjadi di sepanjang jalan Srikaya terkhusus di depan warkop dan RS bukan kesalahan pengujung warkopnya semata, ini juga adalah kesalahan dari sebagian pemilik kendaraan terkahusus pengujung pasien RS yang memilih parkir sempadang jalan dibandingkan di parkiran RS yang telah disiapkan.
Bukan hanya bahkan sejumlah pemilik kendaraan yang masuk ke dalam supermarket dan warung makan yang data di depan RS juga kerap parkir di kiri kanan jalan ini juga yang menyebabkan kemacetan.
” Tidak semua salah pengujung warkop saya , banyak juga pembesuk pasien di RS , konsumen di minimarket dan warung makan parkir di tepi jalan juga,” kata Awi.
Dirinya selalu pemilik usaha di jalan Srikaya hanya berharap dinas terkait tidak tebang pilih dalam melakukan teguran maupun tindakan karena selain tempat usaha depan RS masih ada sejumlah tempat usaha juga yang menjadi biang kerok kemacetan di dalam kota Bulukumba. (**)






