RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Tes urine dadakan yang dilakukan oleh RSUD Andi Sultan Dg Radja terhadap 441 orang ASN dan non ASN kemarin diduga satu lagi oknum pegawai yang terindikasi positif. Kamis 26 Juni 2025.
Informasi yang dikumpulkan rubrik.co.id mengatakan kalau satu lagi oknum pegawai berinisial IS diduga terindikasi urine positif.
“Ada dua orang itu selain RA yang positif ada juga inisial IS tapi saya tidak tau apa ikut diamankan atau tidak,” Kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya
Menurut sumber saat dilakukan tes urine yang bersangkutan sempat menghilang dari lokasi.
“Menurut info yang saya dengar hilang sekarang itu yang bersangkutan IS saya tidak tau kemana,” Ujarnya.
Sementara itu direktur RSUD Andi Sultan Dg Radja dr.Rizal yang dikonfirmasi wartawan mengatakan kalau memang ada satu pegawai berinisial IS yang terindikasi namun belum bisa dikatakan urine positif.
“Kalau IS masih mau diperiksa ulang di polres,” Ujar dr.Rizal melalui pesan whatsapp.
Sementara itu kasat narkoba Polres Bulukumba AKP H Akhmad Rizal mengatakan kalau hanya satu oknum pegawai RS berinisial RA yang merupakan sopir ambulance yang dinyatakan positif dari hasil tes urine kemarin.
“Hanya satu yang positif urine, kalau itu yang IS kami tidak tahu,” Kata H.Akhmad Rizal.
Diberitakan sebelumnya RSUD Andi Sultan Daeng Radja melakukan tes urine dadakan terhadap ratusan ASN dan non ASN rabu 25 Juni 2025 kemarin.
Dari tes urine dadakan tersebut satu oknum pegawai berinisial RA dinyatakan positif konsumsi narkoba. Sementara yang bersangkutan masih diamankan di Mapolres Bulukumba untuk pemeriksaan lebih lanjut.***






