Rubrik.co.id – Peresmian program Sekolah Rakyat (SR) yang digelar secara nasional di Sekolah Rakyat Terpadu 9, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1), berlangsung penuh emosi.
Acara yang dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto itu menjadi saksi momen haru ketika Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan laporan perkembangan program pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin.
Di tengah pemaparannya, Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul terlihat beberapa kali menghentikan kalimatnya.
Nada suaranya melemah, hingga akhirnya air mata tak terbendung. Ia menyebut program Sekolah Rakyat sebagai buah dari kegelisahan panjang Presiden Prabowo terhadap ketimpangan akses pendidikan yang masih dialami jutaan anak Indonesia.
Gus Ipul menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat tidak sekadar menjawab kebutuhan pendidikan dasar, tetapi menjadi penanda perubahan besar dalam arah kebijakan sosial negara.
Peresmian Penuh Haru
Ia menyebut, beroperasinya 166 Sekolah Rakyat di berbagai daerah merupakan peristiwa penting yang layak dicatat dalam perjalanan bangsa.
“Bismillahirrahmanirrahim, kami ingin memastikan bahwa gagasan ini bukan hanya berjalan, tetapi juga dikenang sebagai bagian dari sejarah Indonesia,” ujar Gus Ipul dengan suara bergetar.
Menurutnya, Sekolah Rakyat menghadirkan harapan baru bagi anak-anak yang selama ini hidup di wilayah pinggiran dan minim akses pendidikan.
Ia meyakini, program tersebut akan menjadi warisan jangka panjang yang dampaknya baru akan sepenuhnya terasa di masa mendatang.
Saat menyebut peran Presiden Prabowo dalam melahirkan program tersebut, Gus Ipul kembali terisak.
Ia menggambarkan masa depan ketika anak-anak dari tepian sungai, lereng bukit, hingga pelosok negeri dapat berdiri sejajar dengan generasi lain di seluruh Indonesia.
“Suatu hari nanti, orang akan mengingat bahwa pernah ada seorang Presiden yang menanam harapan melalui Sekolah Rakyat,” ucapnya lirih.
Usai menyampaikan laporan, Gus Ipul turun dari podium dan menghampiri Presiden Prabowo.
Keduanya saling berpelukan di hadapan para undangan. Presiden Prabowo tampak menepuk pundak Gus Ipul sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras yang dilakukan dalam mengawal program tersebut. ***






