Rubrik.co.id – Media sosial diramaikan unggahan yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan ultimatum kepada jenderal polisi di kementerian untuk kembali ke barak atau pensiun dini.
Narasi tersebut menyebar luas di berbagai platform digital dan memicu beragam reaksi dari warganet.
Hasil penelusuran menunjukkan klaim itu tidak didukung oleh pernyataan resmi dari Presiden Prabowo maupun dokumen kebijakan negara.
Situs pemeriksa fakta TurnBackHoax.id menyatakan tidak ditemukan regulasi, pidato, atau pemberitaan kredibel yang membenarkan isu tersebut.
Tayangan Lama Kembali Viral
Video yang beredar diketahui mengarahkan publik pada tayangan lama dari kanal YouTube Tribunnews.
Dalam tayangan itu, Presiden Prabowo memang berbicara tegas mengenai pembenahan internal di tubuh TNI dan Polri.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks dorongan reformasi institusi, khususnya terkait pembahasan Revisi Undang-Undang TNI.
Tidak ada satu pun pernyataan Presiden Prabowo yang menyebutkan kewajiban jenderal Polri atau TNI untuk mundur dari jabatan sipil atau pensiun dini.
Dengan demikian, klaim ultimatum Presiden Prabowo kepada jenderal polisi di kementerian dipastikan tidak sesuai fakta. ***






