RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Banyak celah bagi penipu untuk melakukan aksi kejahatan siber di dunia perbankan.
Salah satu contoh modus penipuan ialah memalsukan bukti transfer mobile banking seperti BRI , Bank Sulselbar dan sejumlah bank lainya untuk membeli barang atau transfer uang.
Biasanya, penipu akan mengelabui korban dengan mengatakan sudah transfer sejumlah uang dan mengirimkan screenshot bukti transfer yang sudah diedit sedemikian rupa sehingga korban percaya transfer sejumlah uang sudah berhasil dilakukan.
Selain itu, penipu juga melakukan modus “kelebihan transfer” dan meminta ditransfer kembali selisih uang tersebut. Padahal, trik tersebut hanya untuk mencuri uang korban.
Salah satu korban bukti Transfer palsu diunggah akun Facebook Citra Iss.
Dalam status Facebook nya akun Citra Iss menuliskan
#Hati2ki siapa tau ada yg di cht akun di bawah ini dan nmr wa yg di bawah ini
Minta beli pulsa baru kirim resi salah alias di buat sendiri,cuma lucunya waktu pertama kirim bukti tf salah Ki tanggal nya😂😂
Pas saya bilangi dia penipu krn tgl nya slah,NA tarik pesan nya baru nakirim ulang dgn tgl hari ini dia buat
Bukan ka org bodo ini mau kirimkanki pls,apa lagi ada aplikasi BRImo Ku jadi bisa saya cek siapa saja yg kirim uang ke sy,jadi tdk bisa Ki lolos yek
Jangan sampai ad lagi korban🙏🏻🙏🏻.
Hal serupa hampir sama dialami Adrianus 28 warga kecamatan Gantarang Bulukumba mengaku dirinya dan temannya juga menjadi korban dengan penipuan bikti transfer yang diterimahnya teryata palsu.
” Teman saya kirimkan saya uang , tapi belum ada masuk direkening saya padahal sudah beberapa waktu lalu,” kata Adri sapaan akbar.
Pihak Bank LINK yang berada di di Tanete, kecamatan Bulukumpa diduga melalukan penipuan dengan memberikan bukti transfer palsu.
” Teman saya Trfasfer uang ratusan ribu ke rekening saya sampai saat ini belum ada masuk.
Anehnya lagi menurut Adri kalau pihak bank link memberikan bukti Trasferan tahun 2021 padahal temannya transfer bulan oktober 2022. (**)






