Begini Kronologis Pemarangan Kades dan Dua Anggota Polisi di Ujungloe

teraskata ilustrasi pemarangan diparangi
Ilustrasi

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA-Kapolsek Ujung Loe IPTU Abdul Muhaemin menceritakan awal mula kejadian Pemarangan terhadap kepala desa Lonrong dan dua anggotanya.

Kepada wartawan Iptu Abdul Muhaemin Senin 14 Agustus mengatakan saat itu pihak puskesmas hendak menjemput Ambo Tuo 47 untuk dirujuk ke RS Dadi Makassar.

Setibanya petugas puskesmas di rumah pelaku Ambo Tua.petugas tidak mampu untuk mengamankan pelaku karena mengamuk.

” Petugas dari puskesmas yang telpon saya minta tolong untuk dibantu tenangkan pelaku agar bisa dievakuasi ke RS Dadi Makassar makanya anggota kesana,” kata Muhaemin.

Ditambahkan Muhaemin saat anggota bersama Kanit Provost Polsek Ujungloe pelaku mengamuk dan memarangi kepala desa Lonrong, anggota yang melihat kejadian tersebut berusaha melerai dan menenangkan pelaku namun dua anggota juga ditebas pakai parang dan mengenai tangan.

“Kanit Provost saya dan anggota satu orang juga terkena parang pelaku,” ujarnya.

Namun usaha polisi, petugas dan warga di lokasi akhirnya bisa mengamankan pelaku dan langsung dirujuk ke RS Dadi Makassar untuk perawatan.

” Pelaku menderita gangguan kejiwaan sudah masuk stadium empat makanya sudah sangat parah,” katanya.

Sebelumnha eorang warga di Desa Lonrong, Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, menyerang dan melukai kapala desa dan dua anggota polisi, Senin 14 Agustus 2023. Pelaku yang diketahui bernama Ambo Tuwo (47) mengalami gangguan kejiwaan.(**)