Daerah  

Tak Kunjung Dikerja , Warga Bontonyeleng Pertayakan Proyek SPAM Perpipaan

IMG 20230921 54882
Ketfo: Warga dusun Jokka desa Bontonyeleng saat menperlihatkan papan proyek SPAM Jaringan Perpipaan yang tak kunjung dikerja

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA-Proyek Perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan, Pengembangan jaringan distribusian dan sambungan rumah di dusun Jokka, desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan dari Anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2023 dari dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dipertanyakan masyarakat .

Proyek Perluasan SPAM Jaringan Perpipaan di desa Bontonyeleng dengan total anggaran Rp99.870.422.00 Juta.

” Sudah satu bulan papan proyek ditempel di kampung kami tapi sampai sekarang belum juga dikerja,” kata Nakir warga desa Bontonyeleng.

Dalam papan proyek tertera dikerjakan oleh CV Indra dengan jangka waktu 120 hari kalender namun sampai saat ini belum ada realisasi.

” Harusnya sudah dikerja , apalagi saat ini musim kemarau, masyarakat sudah sangat membutuhkan air bersih,” ujar Nakir.

Sementara itu kepala desa Bontonyeleng , Andi Mauragawali menbenarkan hal tersebut.

Menurut Opu sapaan akrab Andi Mauragawali kalau masyarakat di dusun Jokka memang menpertayakan kelanjutan proyek tersebut. Masyarakat mendesak agar pemerintah kabupaten Bulukumba dalam hal ini dinas PU dan Penataan Ruang kabupaten Bulukumba untuk segera merealisasikan pekerjaan ini.

” Harusnya proyek ini harus segera dikerjakan karena sekarang masyarakat sudah sangat kesulitan air bersih,” kata Opu.

Sementara itu Pejabat Pembuat Kegiatan (PPK) proyek tersebut ,Ashar saat dikonfirmasi wartawan Kamis 21 September 2023 membenarkan keterlambatan pekerjaan proyek Perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan di Dusun Jokka Desa Bontonyeleng karena adanya beberapa faktor

Menurut Ashar sebenarnya proyek tersebut sudah mau dilaksanakan pekerjanya namun alat berat yang ingin digunakanasij rusak dan baru sementara diperbaiki.

” Alat berat yang kita akan gunakan masih rusak sementara proses perbaikan, insya Allah Minggu depan kita akan mulai bekerja,” ujarnya.

Dirinya meminta agar masyarakat bisa bersabar karena sudah dipastikan pekerjaan tersebut akan dikerja.(**)