Pelaku pengeroyokan membabi-buta di Borongrappoa Kindang dilaporkan ke polisi 

218202435158
Ketfo : Screenshot video pelaku saat melakukan pemukulan terhadap korban

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Pelaku pengeroyokan resmi dilaporkan ke pihak kepolisian polres Bulukumba Sulawesi Selatan Minggu 17 Maret 2024.

Korban bernama Reski 18 pemuda asal desa Kindang, kecamatan Kindang tersebut dikeroyok secara membabi-buta oleh empat pelaku yang belakangan diketahui adalah warga kelurahan Borongrappoa.

Hal tersebut dibenarkan orang tua korban Alimin kepada wartawan mengatakan kalau sebelumnya dirinya sempat melaporkan peristiwa penganiayaan yang menimpa putranya ke Polsek Kindang namun kecewa karena pihak kepolisian di wilayah tersebut hanya ingin memediasi kejadian ini untuk berkahir dengan sistem kekeluargaan (damai).

” Saya sudah ke kantor Polsek Kindang untuk melaporkan para pelaku tapi polisi hanya mau memediasi saja tanpa melakukan proses kasus ini,” katanya.

Menurutnya awalnya dirinya sempat setuju untuk melakukan mediasi namun mediasi temu, setelah meminta bukti video yang beredar di media sosial akhirnya dirinya merasa sangat geram dan tidak terima dan melanjutkan laporan tersebut ke polres Bulukumba.

Alimin selaku orang tua korban penganiayaan meminta agar pihak kepolisian segera melakukan penangkapan terhadap ke empat pelaku yang ada di video tersebut.

Kejadian Pengeroyokan itu terjadi di pasar tradisional Kelurahan Borongrappoa pada Kamis, 14 Maret 2023 waktu lalu.

Sementara itu Kapolsek Kindang Iptu Arifuddin yang coba dikonfirmasi terkait kejadian ini sampai berita ini diterbitkan belum memberikan komentar.

Sementara itu kasat reskrim polres Bulukumba AKP Abustam yang dikonfirmasi wartawan mengatakan kalau pihaknya belum menerimah laporan dan baru akan melakukan kroscek atas video viral tersebut.

” Saya baru mau tanyakan ke anggota karena belum ada laporan yang masuk, tapi kalau ada kita akan tindak lanjuti,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Bulukumba AKBP Andi Erma Suryono mengatakan kalau dirinya belum mengetahui adanya kejadian tersebut dan belum mendapatkan laporan.

” Terimah kasih informasinya kami akan lakukan tidak lanjut terkait kasus ini,” katanya.

Diberitakan sebelumnya beredar video berdurasi 30 detik dalam video tersebut terlihat seorang remaja dikroyok secara safir oleh empat pelaku.(**)