RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Jenazah Sakka 55 tahun seorang ibu warga dusun Bicari, Desa Palambarae dikebumikan pihak keluarga hari ini senin 17 maret 2025.
Sakka merupakan korban pelaku Jamret di jalan poros Kirasa desa Palambarae, kecamatan Gantarang minggu 16 maret 2025.
Ferdi ponakan korban kepada wartawan mengatakan jenazah almarhum baru dikebumikan karena menunggu anaknya datang dari perantauan.
” Ada anaknya yang ditunggu keluarga dari Kalimantan baru tadi sampai,” Ujar Ferdi.
Dengan selesainya proses pemakaman jenazah korban pihak keluarga berharap kepada kepolisian untuk serius dalam penanganan kasus ini.
” Saya selalu ponakan korban akan mengawal proses kasus ini sampai terungkap siapa pelaku yang terlibat,” Kata Ferdi.
Menurut Ferdi tidak ada alasan pihak kepolisian untuk menunda-nunda proses kasus ini karena tindakan pelaku sudah terbilang sangat sadis dengan menghilangkan nyawa seseorang.
Lanjut Ferdi dirinya akan terus kordinasi dengan pihak kepolisian terkait kasus ini.
” Siapapun nantinya terlibat dalam kasi ini harus di proses,” Tegas Ferdi.
Diberitakan sebelumnya Sakka 55 warga dusun Bicari, Desa Palambarae, kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan meninggal dunia usai jatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya minggu 16 Maret 2025 sekitar pukul 12:30 wita.
Peristiwa ini terjadi di jalan poros Bulukumba-sinjai tepatnya di Kirasa, desa Palambarae.
Ferdi ponakan korban kepada wartawan membenarkan peristiwa jamret yang dialami keluarganya hingga berahir dengan meninggalnya korban.
Menurut Ferdi kejadian ini bermula saat Sakka yang dibonceng oleh cucunya Nita 17 pulang dari pasar sentral Bulukumba tiba-tiba saya penurunan di jalan poros Kirasa desa Palambarae korban dipepet oleh pelaku jamret yang juga menggunakan sepeda motor.
Pelaku jamret berupaya menarik tas milik korban saat itulah korban terjatuh dan kepalanya terbentur di aspal dan mengalami luka. Sementara itu pelaku jamret melihat korban terjatuh langsung melarikan diri.
” Tas tante saya tidak jadi diambil saat itu karena almarhum juga berusaha mempertahankan,” Kata Ferdi.
Sementara itu cucu korban yang saat itu membonceng korban tidak mengalami luka karena tidak terjatuj dari sepeda motornya.
” Cucunya trauma dan masih ketakutan karena saat kejadian dia yang bonceng korban dari pasar,” ujarnya.
Ditambahkan Ferdi korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga dan pengendara yang melintas, namun nyawa korban tidak bisa terselamatkan.
Korban mengalami luka serius dibagian kepala bagian belakang ini diduga benturan dari benda keras usai terjatuh.
Pihak keluarga korban juga telah melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian polres Bulukumba dan berharap agar pelaku bisa segera ditangkap.
” Sudah melapor bahkan Nita cucu korban telah dimintai keterangan oleh polisi,” Tutup Ferdi minggu 16 maret 2025.
Sementara itu kepala desa Palambarae Andi Umar Sikla melalui kepala dusun Bacari Arman membenarkan peristiwa tersebut.
” Benar ada warga saya di Bicari yang meninggal akibat terjatuh dari motor saat berusaha di jamret,” Kata Arman.
Menurut Arman kalau kejadian di jalan poros Bulukumba-Sinja tepatnya di Kirasa Desa Palambarae saat korban dan anaknya berboncengan pulang dari pasar sentral menuju rumahnya. ***
Komentar