Daerah  

TNI Awasi Pembelian Gabah Petani di Bulukumba

Irwan Rubrik
IMG 20250723
Ketfo: Anggota TNI saat mengawal proses panen hingga pembelian gabah petani di desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Semua desa dan kelurahan di kabupaten Bulukumba yang memulai panen padi dikawal oleh Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), seperti di kecamatan Gantarang.

Anggota Babinsa desa Bontonyeleng Sersan Dua (Serda) Syamsul Bahri mengatakan kalau panen awal sudah berlangsung diatas belasan hektare sawah.

“Sudah ada sebagian lahan persawahan milik petani di dusun Seka, Desa Bontonyeleng mulai panen, tapi belum merata,” kata Syamsul.

Menurut Syamsul keterlibatan anggota TNI dalam melakukan pengawasan panen serta jual gabah petani di Bulukumba memang sesuai instruksi pimpinan untuk melakukan pengawasan dan pengawalan swasembada pangan nasional.

Semua desa di kecamatan Gantarang juga panen padi petani juga ikut dikawal oleh anggota TNI baik dari Danramil maupun dari kodim 1411 kabupaten Bulukumba.

“Panen lalu juga kami lakukan pengawas dan pemantauan langsung ke bawah bersama petani setiap proses panen sampai penjualan dan pembelian gabah petani,” ujarnya.

Harga beli gabah petani saat ini yakni Rp6.500.00 perkilogram sama seperti harga panen sebelumnya tiga bulan lalu TNI ikut juga ikut serta dalam pengawasan dan pemantauan.

“Kalau ada pedagang atau mitra kerja bulog yang membeli gabah dibawah Rp6.500.00 bisa laporkan ke Babinsa atau Bulog langsung,” tegasnya.

Safaruddin (56) petani asal desa Bontonyeleng mengatakan panen belum merata, sehingga nasih ada ratusan hektar lahan persawahan yang belum melakukan panen.

“Saya prediksi panen raya akan berlangsung awal bulan Agustus hingga Akhir nanti,” katanya.

Mengenai harga gabah, menurut Safaruddin dia mendapatkan informasi dari sesama petani yang sudah panen kalau Rp6.500.00 perkilogram sama seperti panen lalu.

Hasdi salah seorang pedagang mitra Bulog mengatakan kalau saat ini ada sejumlah wilayah dan desa di kecamatan Gantarang yang mulai panen perdana.

“Sudah ada sebagian petani yang mulai panen , tapi belum secara keseluruhan salah satunya di desa Bontonyeleng,” ucap Hasdi .

Mengenai harga gabah petani masih seperti panen lalu yakni Rp6.500.00 perkilogram berbeda dengan harga gabah kering.***