RUBRIK.co.id, Bulukumba- Puluhan siswa dan preman tiba tiba menyerang SMK Teknologi Informatika (TI) Bulukumba dijalan Melati
Kelurahan Caile kecamatan Ujung Bulu kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan sekitar pukul 14:00 waita Kamis 6 Februari 2020.
Informasi yang dihimpun Rubrik.co.id dilokasi kejadian para pelaku penyerangan diduga dari beberapa sekolah di Bulukumba.
Hal ini diungkapkan salah seorang siswa SMK TI, Anto (17) mengatakan kalau kejadian penyerangan sekolahnya di lakukan oleh beberapa oknum siswa SMA di Kabupaten Bulukumba.
Menurut Anto kalau penyerangan ini karena adanya dendam lama antara dirinya dengan salah seorang oknum siswa yang ikut melakukan penyerangan.
” Saya pernah berselisih paham dengan salah seorang pelaku penyerangan disekolah saya karena saat mereka menyerang mereka mencari saya” Kata Anto.
Sementara itu salah seorang guru SMK TI Rita mengatakan kalau pelaku yang menyerang sekolahnya bukan hanya dari oknum siswa tapi ada beberapa orang yang menggunakan pakaian preman yang ikut serta dalam penyerangan tersebut.
Bahkan Rita menyebut kalau ada oknum siswa yang diduga dari SMAN 1 Bulukumba karena saat itu oknum siswa tersebut menggunakan baju batik SMAN1 Bulukumba.
” Ada yang sempat diamankan dan menggunakan tanda pengenal SMAN 1 Bulukumba” Kata Rita.
Bahkan Rita mengatakan bukan hanya oknum siswa SMAN 1 Bulukumba saja yang ada saat penyerangan tapi ada beberapa SMA lainya termasuk SMA Karya Sahari yang juga diduga melakukan penyerangan.
Pihak SMK TI Bulukumba meminta agar pihak ke polisian bisa mengantisipasi kejadian ini agar tidak terjadi kedua kalinya.
Muh Ja’far guru SMAN 1 Bulukumba yang ada di lokasi kejadian mengatakan akan mencari tau identitas oknum siswanya yang diduga terlibat penyerangan SMK IT Bulukumba.
” Saya belum tau siapa oknum siswa saya tapi kalau memang dalam penyerangan ini ada melibatkan siswa saya maka kita akan lakukan tindakan terhadap oknum tersebu” Ujarnya.
Warga yang tinggal tidak jauh dari SMK IT Bulukumba menbenarkan adanya puluhan siswa yang berpakaian sekolah dan preman berboncengan melakukan penyerangan dengan membawah batu, kayu balok ke sekolah IT.
” Saya sementara duduk-duduk diteras rumah tiba tiba ada sekelompok remaja berpakaian sekolah dan preman mengendarai sepeda motor melakukan penyerangan ke SMK IT namun penyerangan tersebut batal dilakukan karena tiba tiba warga dan pihak guru sekolah mengusir sekelompok remaja tersebut meninggalkan sekolah” Kata H Muhiddin.
Muhiddin mengharap agar ada tindakan dari pihak kepolisian untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kedua kalinya karena ini sangat rawan” Harapnya.
Kapolsek Ujung Bulu AKP H Sabaruddin melalui bhabinkamtibmas Bripka Irwan yang ada di lokasi kejadian mengatakan kalau kejadian ini sementara ditangani oleh pihak kepolisian dan kedepanya akan dilakukan pemanggilan terhadap para oknum siswa tersebut untuk dimediasi perdamaian kedua belah pihak.
” Dalam kejadian ini tidak ada korban baik dari siswa maupun bagunan sekolah maupun pasilitas yang ada di dalam SMK IT Bulukumba”ujarnya.
Untuk mengantisipasi kejadian susulan pihak kepolisian akan melajukan patroli dan berkodirnasi dengan pihak sekolah agar bisa segera melaporkan apabilah ada kejadian susulan” Tutupnya. (Sy)






