Rubrik.co.id – Nasi Bakar Astrid milik Astrid Meylani Ilyasa menjadi viral dan banyak dikunjungi. Usaha yang berlokasi di kawasan Sunter Jaya, Jakarta Utara ini berawal dari kebiasaan Astrid memasak nasi bakar untuk konsumsi keluarga.
“Awalnya bikin nasi bakar cuma buat makan sendiri, tidak terpikir untuk dijual,” ujar Astrid dikutip dari Pro 3 RRI, Sabtu, 17 Januari 2026.
Melihat belum adanya penjual nasi bakar di sekitar tempat tinggalnya, Astrid pun memberanikan diri membuka usaha kecil-kecilan dari rumah.
Namun, perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus. Hampir dua tahun berjualan, ia mengaku sempat mengalami masa sepi pembeli hingga muncul rasa pesimis.
“Pelan-pelan orang mulai mencoba, bahkan pernah tembus pesanan sampai lima ratus porsi,” katanya.
Astrid memilih nasi bakar sebagai menu utama karena dinilai unik di tengah maraknya olahan ayam kekinian.
Minimnya penjual nasi bakar di wilayah Sunter Jaya juga menjadi keunggulan tersendiri, sehingga mudah diingat pelanggan.
Khas di Bumbu
Ciri khas Nasi Bakar Astrid terletak pada bumbu yang medok, cita rasa pedas, serta aroma kemangi yang kuat.
Pilihan isiannya pun beragam, mulai dari ayam suwir, tongkol, hingga cumi asin.
“Varian ayam suwir pedas jadi best seller,” ungkap Astrid. “Harganya juga terjangkau, hanya Rp10 ribu per satuan.”
Untuk menjaga kualitas, Astrid selalu menggunakan bahan segar yang dibelanjakan setiap hari.
Sementara dalam pengembangan usaha, ia fokus memanfaatkan pemasaran online serta membuka peluang kerja sama dengan sejumlah reseller.
Kini, Nasi Bakar Astrid tak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga mulai viral dan menjadi langganan berbagai pesanan dalam jumlah besar. ***






