Hasil Swab Belum Keluar, Sopir Ambulance di Bulukumba Protes

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Wahyuni alias Unni (36) Jalan Lanto Dg Pasewang kelurahan Loka kecamatan Ujung Bulu kabupaten Bulukumba Kota Bulukumba yang merupakan orang yang menjalani proses karantina Covid-19 di hotel Agri jalan Apel sampel tes swabnya diduga hilang.

“Saya tes swab pada tanggal 11 Juni 2020 lalu, dan sampai saat ini hasilnya belum juga dikeluarkan oleh Tim Gugus Covid-19 Bulukumba. Apakah negatif atau positif Covid-19,” kata Unni kepada Rubrik.co.id Jumat sore 19 Juni 2020 melalui via telepon selulernya.

Unni mengaku proses karantina di Hotel Agri sudah lewat . Bahkan sudah memasuki 19 hari sehingga merasa bosan dengan kondisinya saat ini jika belum pulang kerumah.

Kata Unni, semalam dirinya menyempatkan mendatangi Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 di RSUD Bulukumba. Namun hasil yang dia dapat sangat mengecewakan. Sehingga ia curiga sampel swab-nya tersebut hilang.

“Sudah hampir 20 hari saya berada di Hotel jalani karantina,” bebernya.

Kondisi yang tak pasti membuat sopir Ambulans Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan daeng Radja Bulukumba itu sempat keluar dari tempat karantina.

“Saya sempat keluar dari tempat karantina ke rumah sakit ketemu dengan Tim Gugus Covid-19 di sana (RS-red). Tapi bahasa saya dapatkan dari Tim Gugus mengecewakan,” bebernya.

Sebelumya, Unni dinyatakan orang tanpa gejala (OTG) dan menjalani proses karantina di Hotel Agri, setelah Unni mengantarkan salah satu pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Karena itu hari saya antar yang postif Covid-19 makanya saya juga menjalani karantina,” terangnya.

Tak hanya itu, Unni menjalani karantina bersama enam orang lainnya. dua orang  di antaranya telah mengetahui hasil swabnya.

“Padahal saya lebih duluan tes swab, teman saya itu Jumat (12/6/2020) lalu tapi hasilnya sudah keluar dan negatif,” pungkasnya.

Hanya saja kedua orang tersebut, sambung Unni takut ketika mereka balik ke rumahnya masing-masing. Lantaran hasil swab rekan sekamar kedua orang tersebut juga belum keluar.

Terpisah, Juru Bicara Tim Gugus Covid-19 Bulukumba, AM Daud Kahal mengaku belum mengetahui kabar tersebut. Hanya saja dirinya bakal akan mengkroscek ke Dinas Kesehatan Bulukumba.

“Saya kroscek dulu di Dinas Kesehatan infonya, karena saya belum tahu itu,” singkat Kadis Kominfo Bulukumba ini. (**)