Asisten Manager Puput LIDA Dibusur OTK di Bulukumba

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Kasus penganiyaam dengan menggunakan senjata tajam jenis panah (Busur) oleh Orang Tal Dikenal (OTK), kembali terjadi di Bulukumba , kali ini menimpa Edri Riswanto (32) yang merupakan Asisten Manager Puput Lida dangdut  Indonesia , warga jalan KH.Agus Salim kecamatan Ujung Bulu Jumat malam 3 Juli 2020 sekitar pukul 23:30 Wita di perempatan jalan Andi Sultan Dg Raja (Eks Pasar Tua) kelurahan Ujung Bulu.

Resky (25) adik kandung korban kepada Rubrik.co.id Sabtu 4 Juli mengatakan kalau sebelum kejadian korban di undang acara Acoustic di Redmont cafe dekat. usai acara tersebut korban kemudian pulang dengan sepeda motor saat melintas diperempatan eks pasar jalan Andi Sultan Daeng Raja tiba-tiba pelaku dengan menggunakan sepeda motor langsung melepaskan busur kearah korban.

” Kakak saya rencana mau pergi beli makanan (nasi kuning) dijalan Panjaitan namun saat melintas diperempatan jalan Andi Sultan Daeng Raja korban dibusur Orang tidak dikenal,” Ujar Resky.

Menurut Resky kalau korban mengaku OTK yang mengikutinya dengan menggunakan sepeda motor berboncengan tersebut adalah pelakunya.

Usai melakukan aksinya kedua pelaku langsung melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor sementara korban sudah terjatuh dari sepeda motor dengan kondisi pendarahan akibat anak panah yang mengenai sekitar perut korban.

Melihat korban terjatuh pengendara dan warga sekitar yang melihat kejadian ini kemudian melarikan korban ke RSUD Andi Sultan Dg Raja untuk mendapatkan pertolongan.

Akibat dari kejadian ini korban harus menjalani operasi untuk mengeluarkan anak busur yang mengenai dirinya.

” Kakak saya saat ini sementara menjalani operasi untuk mengeluarkan anak panah yang tertancap ditubuhnya,” Kata Resky

Resky meminta agar pihak kepolisian segera menindak lanjuti kejadian ini dan menangkap para pelaku karena bukan kali ini saja terjadi kasus seperti ini, sudah beberapa pengendara yang jadi korban penganiyaan dengan anak panah.

Sementara itu informasi yang dihimpun Rubrik.co.id mengatakan kasus penganiayaan pengendara sepeda motor di kota Bulukumba sudah beberapa kali terjadi bahkan salah satu anak anggota polisipun ikut jadi korban penganiayaan.

Sementara itu Kapolsek Ujung Bulu AKP. H.Syafaruddin membenarkan kejadian tersebut, korban dipanah (busur) di jalan Andi Sultam Daeng Raja.

” Kasus ini masih lidik karena yang bisa memberi banyak info ciri-ciri pelaku dan sepeda motor yg digunakan adalah korban,sementara korban sendiri  belum dapat diambil keterangannya mengingat yang bersangkutan masih di rawat di RSUD Andi Sultan Dg Raja,” Ujar Kapolsek .

Kapolsek  berharap agar para warga yang berkendara pada malam hari didalam kota Bulukumba untuk lebih waspada dengan tidak melintas dijalan-jalan yang kondisinya sepi dan gelap untuk menhindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” Tutupnya. (**)