Ahli Waris Pemilik Lahan Bantah Pembongkaran Rumah ada Kaitan Dengan Pilkades

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id,Bulukumba-Peristiwa Pembongkaran 4 Rumah Warga di Desa Paenre Lompoa, kecamatan Gantarang, Bulukumba tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Paenre Lompoe dibantah oleh pemilik lahan.

Hal tersebut di tegaskan Oleh Pemilik Lahan Muhammad Ikbal kepada Rubrik.co.id Selasa 25 Februari 2020.

Menurut Ikbal kalau dirinya sangat menyayangkan atas terjadinya pembongkaran rumah Warga tersebut Tanpa adanya pemberitahuan taupun Informasi sebelumnya kepada pihaknya.

“Saya Baru Mengetahui bahwa ada kejadian pembongkaran rumah setelah melihat pemberitaan di media cetak dan Media Sosia” Ujar Ikbal.

” Selaku p emilik lahan saya sangat kecewa karena pada saat warga tersebut ingin membangun rumah di lahan itu mereka datang secara baik-baikn, tapi kenapa saat akan di bongkar mereka tidak melakukan konfirmasi justru seolah, pembongkaran ini akan berlansung ricuh karena adanya pihak penegak hukum dan parat Desa yg di libatkan”Kata Ikbal.

Ditambahkan Ikbal pada intinya disini saya pertegas kejadian pembongkaran empat rumah tersebut tidak ada kaitannya dengan pilkades.

“Saya secara pribadi tidak pernah berkomunikasi ataupun bertemu lansung dengan salah satu calon Kepala Desa, jadi Kejadian pembongkaran rumah Itu terjadi atas Inisiatif Sendiri. Tegasnya

Sebelumnya tokoh pemuda desa Paere Lompoe kecamatan Gantarang kabupaten Bulukumba Zulkarnain Madjid meminta kejadian pembongkaran empat rumah di Dusun Bua Punraga untuk tidak besar-besarkan.

“Saya harap kejadian ini tdak dibesar besarkan dan di pelintir, karena ini sama sekali tidak ada kaitan dengan politik jelang pilkades di Paenre Lompoe” Katanya.

Menurut mantan ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bulukumba ini mengatakan kalau pembongkaran rumah tersebut dilakukan sendiri oleh pemilik rumah bukan karena diminta pindah oleh pemilik lahan.

” Empat rumah tersebut di bongkar sendiri oleh yang punya rumah dibantu masyarakat, jadi tidak benar kalau mereka di suruh pindah oleh salah satu keluarga pemilik lahan” Kata Zul.

Ditambahkan Zul Madjid kalau saat ini musim politik jadi banyak oknum oknum tertentu yang sengaja mau menjadikan kejadian ini sebagai senjata provokasi untuk memecah belah masyarakat terutama para pendukung calon kades di desanya.

” Namun di sadari Karena momentum politik Sehingga memungkinkan warga berfikir khilaf dan menggaitkan kejadian ini pada proses pilkades” Kata Zul.

Zulkarnain berharap agar masyarakat desa Paenre Lompoe khususnya masyarakat Dusun Bua Punranga tidak terprovokasi jika Ada Issu yang berkaitan dengan pilkades sebelum kita Melakukan Tabayyun memperjelas apakah Berita Itu benar atau hanya sekedar hoax yang hanya ingin memecah belah persatuan dan rasa kekeluargaan kita. ” Tutupnya. (**)