Kapolres Bulukumba : Netralitas anggota Polri saat Pilkades Harga Mati

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id,Bulukumba- Kapolres Bulukumba- AKBP Gany Alamsyah Hatta menegaskan netralitas para anggota Polri khususnya polres Bulukumba saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 5 Maret merupakan harga mati.

“Netralitas Polri itu sudah jelas itu harus netral, harga mati,” ujar Gany Alamsyah Hatta kepada Rubrik.co.id. Selasa 25 Februari 2020 malam.

Gany mengaku telah mengimbau kepada seluruh kapolsek di Bulukumba agar pesan tersebut dapat tersampaikan dengan baik keseluruh jajarannya termasuk bhabinkamtibmas.

Selain menekankan tentang netralitas dan profesionalitas, dalam himbauan itu Gany Alamsyah Hatta juga meminta agar para personel dapat melaksanakan pengamanan Pilkades serentak di 64 Desa secara optimal.

“Kita harus melaksanakan pengamanan Pilkades yang akan dilaksanakan di 64 desa di Bulukumba dan ingat polisi harus netral,” ucap mantan kapolres Takalar.

Gany pun menegaskan apabila ada anggota Polri yang kedapatan tidak netral, maka dia tidak akan segan-segan untuk memberikan tindakan tegas.

“Kalau ada anggota saya yang tidak netral, silahkan lapor akan saya tindak” ucapnya menegaskan.

Sesuai dengan amanat UU bahwa kepolisian Republik Indonesia ( Polri ) dan dalam hal ini personil Polres Bulukumba dilarang untuk politik praktis.

Politik praktis adalah segala tindakan politik yg berdampak pada masyarakat yg dilakukan oleh seseorang atau kelompok.

” Artinya Polri tidak boleh berpihak kepada salah satu orang / kelompok termasuk didlmnya giat Pilkades” kata Kapolres .

Diketahui kabupaten Bulukumba akan menggelar pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 64 Desa yang akan di gelar 5 Maret mendatang secara serentak. (Sy)