Puskesmas Bontonyeleng Pantau Warga yang Baru Pulang Dari Luar Negeri

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id,Bulukumba- Puskesmas Bontonyeleng kecamatan Gantarang kabupaten Bulukumba melakukan pemantauan terhadap warga yang baru pulang dari luar negeri untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona.

Kepala Puskesmas Bontonyeleng Lukman mengatakan pihaknya telah mengurungkan tim melakukan pemeriksaan rutin mulai pemeriksaan secara umum hingga pemantauan suhu tubuh selama 14 hari.

“Di masa inkubasi (virus corona) selama 14 hari. Apabila ada demam, batuk , sesak nafas segera dirujuk ke rumah sakit,” katanya Kamis malam 26 Maret 2020.

Selain itu, puskesmas Bontonyeleng juga terus melakukan sosialisasi pencegahan mewabahnya corona di lingkungan masyarakat. Bahkan, pada hampir setiap hari dokter dan perawat di Puskesmas melakukan sosialisasi disetiap pasien yang datang ke Puskesmas.

Sosialisasi tersebut dilakukan dengan cara memberikan informasi tentang virus corona, penyebarannya, dan cara pencegahannya.

Lukman mengatakan yang turun melakukan sosialisasi adalah petugas tim yang telah di tunjuk oleh puskemas

“Kami sampaikan ke warga, apa itu corona, gejalanya seperti apa, kemudian apa yang harus diperhatikan,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona mendapat respons positif dari masyarakat.

Menurut Lukman kalau sampai saat ini khusus di wilayah kerja puskemas Bontonyeleng sudah ada beberapa orang warga yang baru pulang dari luar daerah maupun luar negeri yang terus di pantau.

Bahkan Lukman menyebut satu orang warga desa Taccorong yang masuk wilayah kerja Puskesmas Bontonyeleng yang baru pulang dari luar kota telah dirawat di RSUD Andi Sultan Daeng Radja.

” Tim Puskesmas baru mau kesana dirumah yang bersangkutan untuk melakukan pemeriksaan tapi petugas dari tim PSC telah menjemput yang bersangkutan untuk di bawah ke RS” Ujar Lukman.

Ditambahkan Lukman pihaknya terus berkordinasi dengan pihak pemerintah desa di wilayahnya untuk mendapatkan data warganya yang pulang dari luar negeri. Dari data yang diterima, puskesmas melakukan pemantauan langsung.

“Jika mengetahui ada warga yang sepulang dari luar negeri terinfeksi penyakit kami minta pemerintah desa sampaikan ke puskesmas sehingga bisa segera ditangani, dan bisa diperiksa apa ada tanda-tanda gejala corona,” katanya.

Lukman meminta masyarakat selalu waspada karena di luar negeri kasus virus corona begitu tinggi.(Id)