RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Aksi begal di beberapa bulan terakhir ini rawan terjadi di Bulukumba. Bukan hanya harta, namun telah memakan korban jiwa.
Mantan Ketua HMI Cabang Bulukumba, Rahmat Fajar salah satunya yang hampir menjadi korban.
Fajar, sapaan Rahmat Fajar mengaku kejadian yang hampir membahayakan nyawanya itu terjadi di Jalan Cendana, Kelurahan Caile, Jumat, 4 September 2020.
Saat itu, dia baru saja pulang pukul 24.00 Wita, dari salah satu warkop, tempat dimana dia sering menghabiskan malamnya.
Tanpa dia sadari, mobil yang dia kendarai dibuntuti oleh 3 pengendara sepeda motor yang membawa senjata tajam.
” Mobilku diketuk, disuruh singgah. Mereka lima orang, menggunakan tiga motor,” katanya.
Fajar yang saat itu sendiri, tidak mengubris pengendara yang dia duga pembegal. Mobil yang dikendarai dia tancap namun tetap diikuti.
” Nanti di perempatan Cendara dan Jalan Melati, tiga pengendara motor tersebut berhenti. Karena jalan mulai ramai dan terang,” kata Fajar.
H Adam yang juga teman nongkrong Fajar, hampir menjadi korban begal. Bahkan dia dikejar sampai dirumahnya.
” Rumah saya sekitar 150 meter dari warkop, jadi cuma jalan kaki. Pas hampir sampai rumah, ada lima orang yang menghadang saya dan mengejar sampai rumah,” kata H Adam.
Sekadar diketahui, aksi begal di Bulukumba rawan terjadi. Telah ada 7 orang yang menjadi korbannnya.
Salah satunya, kejadian yang terjadi beberapa hari lalu di Jalan Yos Sudarso. Seorang warga Kajang, Yusran (21) meninggal dunia setelah ditikam oleh orang yang tidak dikenalnya.
Sementara itu Kapolsek Ujung Bulu AKP. H Syafaruddin mengatakan mengaku saat ini pihaknya telah menperketat patroli di sejumlah ruas jalan dalam kota Bulukumba yang di nilai rawan terjadi tindak kriminal seperti begal dan yang lainya.
” Ya, benar kita saat ini turunkan banyak anggota untuk patroli malam hari di beberapa jalan dalam kota Bulukumba,” Katanya. (**)






