Warga Resah, Tak Pilih Kacamatayya Bantuan Beras Diancam Disetop

Rubrik Redaksi

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA – Beberapa warga Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku resah.

Pasalnya, bantuan beras pemerintah diduga disusupi kepentingan politik. Warga diancam tak mendapat bantuan lagi jika tak memilih paslon nomor urut 3 (tiga).

Salah satunya disampaikan oleh pria berinisial SP. Ia menjelaskan, beberapa warga di Kalumpang, Desa Tritiro, diancam tak bakal mendapat bantuan lagi.

“Pembagian beras, harus pilih nomor tiga. Kalau tidak pilih nomor tiga tidak dikasimi bantuan,” kata SP melalui sambungan telepon.

Sebelumnya, saat masa kampanye, calon bupati Bulukumba nomor urut 3 Tomy Satria Yulianto, memang pernah menyinggung Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam pertemuan itu, Tomy mengaku telah berkomunikasi dengan pendamping-pendamping PKH.

Video saat Tomy menyampaikan pesan itu viral di media sosial, dan telah dilaporkan warga ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulukumba.

Laporan warga tersebut dibenarkan oleh Anggota Bawaslu Bulukumba, Abdul Rahman. Laporan tersebut masuk, Minggu 6 Desember 2020.

“Iya kami sudah terima laporannya. Jika terbukti, sesuai dengan aturan, sanksinya itu pembatalan sebagai calon atau diskualifikasi,” jelas Abdul Rahman.(**)