Wabup Andi Edy Manaf Sebut Instalasi Listrik Pasar Sentral Bulukumba Memprihatinkan

Rubrik Redaksi
IMG 20210320 18387
Ketfo : Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf saat berada dipasar sentral Bulukumba Sabtu 20 Maret 2021.

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA – Percikan api muncul dari atap salah satu los atau kios dagangan di Pasar Sentral Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu 20 Maret 2021.

Munculnya api membuat pedagang panik, pasalnya barang dagangan yang ada di dalam los merupakan barang yang mudah terbakar.

Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum membesar.

Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, yang meninjau langsung lokasi kebakaran tersebut, mengaku prihatin melihat kondisi pasar.

Terlebih pada instalasi listrik di setiap lapak dagangan para pedagang.

“Saya sudah lihat langsung kondisinya. Sangat memprihatinkan memang instalasi listrik di Pasar Sentral Bulukumba,” kata Edy Manaf.

Kondisi tersebut, kata mantan legislator DPRD Provinsi Sulsel itu, tak boleh dibiarkan berlarut-larut.

“Ini harus segera diperbaiki, syukur apinya cepat dilihat, jadi bisa cepat diatasi. Bagaimana jika saat pasar sedang kosong, seperti saat malam hari misalnya,” jelas Edy Manaf.

Untuk upaya antisipasi, Ketua DPD PAN Bulukumba itu meminta personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulukumba untuk berjaga.

Sekadar diketahui, percikan api yang muncul di salah satu los dagangan di Pasar Sentral Bulukumba, Sabtu 20 Maret 2021 sore, membuat kepanikan.

Para pedagang berhamburan mengamankan dagangannya, karena takut api dengan cepat membesar.

Ada yang berlari membawa barang dagangannya naik ke atas pick up dan gerobak, agar barang mereka bisa terhindar dari kebakaran.

Salah satu warga di lokasi kejadian, Muh Irwan, mengatakan, bahwa api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik.

“Dari informasi, katanya dari korsleting listrik, panik sekali orang. Pedagang sudah banyak yang lari bawa dagangannya,” jelas Irwan, yang saat kejadian sedang nongkrong di salah satu warkop dalam kawasan Pasar Sentral Bulukumba.

Namun, api berhasil dijinakkan dengan cepat oleh pemadam kebarakan.

Karena lokasi Pasar Sentral dengan kantor Damkar berseberangan, sehingga armada dengan cepat tiba di lokasi.(**)