Protes Tarif Angkutan, Puluhan Sopir Pete-pete di Bulukumba Mogok Beroperasi

Rubrik Redaksi
IMG 20211011 38402
Ketfo : Para sopir angkutan saat mogok beroperasi di Desa Pallambarae, Kecamatan Gantarang, Bulukumba

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Puluhan sopir angkot yang disebut pete-pete mogok beroperasi. Mereka protes terkait kejelasan tarif.

Informasi yang dihimpun wartawan dilokasi Senin 11 Oktober 2021 mengatakan kalau puluhan sopir pete-pete mengaku tidak adanya kejelasan tarif yang telah disepakati antara sopir, dishub dan organda dalam rapat.

” Kita sudah rapat dengan pihak terkait dan telah di putuskan tarif, tapi belum ditetapkan secara resmi sampai saat ini,” kata Arman salah seorang sopir angkutan umum.

Menurut Arman sopir angkutan Bulukumba-Tanete dalam rapat antara sopir dan pihak terkait beberapa waktu lalu telah keluar kesepakatan tarif untuk Bulukumba-Tanete sebesar Rp 15 Ribu, namun masih ada penumpang yang menbayar Rp 10 Ribu karena tidak ada tarif resmi yang ditetapkan organda dan dinas perhubungan.

Seharusnya menurut Arman pihak terkait baik organda maupun dishub telah menetapkan taraif yang telah disepakati sehingga para sopir ada dasar yang bisa dijadikan patokan untuk tarif angkutan.

” Kalau sudah jelas kan bisa di tempel stiker tarif di mobil angkutan agar penumpang pahami,” katanya.

Selain Arman sopir angkutan umum lainya, Ardi mengaku akan terus mogok beroperasi sampai ada kejelasan tarif yang disepakati.

” Harus ada kejelasan , supaya kita ini sopir tidak lagi berdebat dengan penumpang nantnya,” harap Ardi .

Sementara itu penumpang yang ada diterminal induk Bulukumba terlihat terlanntar akibat dengan adanya aksi mogok para sopir. (**)