RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sekitar 473 personel gabungan yang diturunkan dalam pengamanan momentum tahun baru 2022 di Kabupaten Bulukumba.
Personel yang angkan melakukan pengaman di antaranya Polres Bulukumba 403 personel, TNI 20 personel, Sat Pol PP 30 personel, dan Dinas Perhubungan (Dishub) 20 personel.
Mereka telah bertugas sejak sebelum momentum hari Natal dan sekalian akan melakukan pengamanan menjelang dan pasca tahun baru.
Kapolres Bulukumba AKBP Suryono Ridho Murtedjo yang dikonfirmasi berpesan kepada masyarakat agar tidak menggelar kegiatan berlebihan pada malam tahun baru.
AKBP Suryono menjelaskan, saat ini Covid-19 masih berpandemik di Kabupaten Bulukumba, sehingga ia menginginkan agar pada momentum natal dan tahun baru (Nataru) tidak ada perayaan yang berlebihan.
“Terkhusus untuk wilayah Kabupaten Bulukumba, saat ini kita masih dalam posisi 3 terakhir dalam capaian vaksinasi sehingga sangat ditekankan kepada seluruh masyarakat bulukumba tidak ada perayaan tahun baru,” ungkap Kapolres Bulukumba, beberapa waktu lalu.
“Perlu kami sampaikan bahwa perayaan sedapat mungkin dilakukan di rumah bersama anggota keluarga maupun di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan,” tambahnya.
Pengamanan menyambut momentum pergantian tahun ini masih dalam tajuk Operasi Lilin, di mana operasi tersebut telah dimulai pada 23 Desember, pekan lalu.
Operasi Lilin ditandai dengan digelarnya apel gelar pasukan di halaman Mapolres Bulukumba, Kamis, 23 Desember 2021.
Apel tersebut merupakan Apel Gabungan yang melibatkan TNI-Polri, serta unsur Forkopimda lainnya.
Dandim 1411/Bulukumba Letkol Czi Dendi Rahmat Subekti didampingi oleh Kapolres Bulukumba Akbp Suryono Ridho Murtedjo yang memimpin jalannya apel.
“Peningkatan aktifitas masyarakat dalam momentum Nataru tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19,” ucap Letkol Czi Dendi Rahmat Subekti, membacakan sambutan Kapolri di depan peserta apel.
Olehnya, untuk mengamankan perayaan Nataru digelar lah Ops Lilin selama 10 hari l, yakni mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
“Operasi Lilin digelar dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional,” ujar Dandim.(**)






