RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Aktivis Monitoring Center (BMC) kabupaten Bulukumba mendukung langkah Polres , Kodim dan Kajari menutup tambang Ilegal di Bulukumba.
Direktur BMC Bulukumba Firman Gani memberikan apresiasi dan mendukung tindakan tegas dari aparat gabungan TNI – polri dan Kajakasaan dan pihaknya minta penutupan itu harus bersifat permanen dan tidak sekedar klise.
“Saya mendukung tindakan yang dilakukan oleh Polres, Kodim dan Kejari Bulukumba yang sudah menutup kegiatan tambang Ilegal di Bulukumba,” ujar Firman Gani.
Kendati demikian, Firman Gani berharap tindakan penutupan oleh Polisi, TNI dan Kejaksaan . Hal ini, terangnya, lantaran keberadaannya selain mengganggu lingkungan juga berdampak pada kerusakan ekosistem alam.
“Namun jangan sampai penghentian kegiatan tambang ilegal hanya sebatas formalitas, yang akhirnya suatu saat kegiatannya kembali berulang,” ucapnya.
Menurut pria yang akrab disapa Firman ini, ia juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) memberikan sanksi tegas sesuai aturan hukum kepada mereka pelaku usaha tambang Ilegal yang membandel. Kata dia, jika ada yang bandel harus segera ada bukti pemberian sanksi.
“Dan apabila masih ada yang ngeyel, dengan tetap melakukan kegiatan ilegal di sana, maka polisi harus memberikan sanksi tegas sesuai prosedur hukum,” paparnya.(**)






