RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Banyaknya sampah yang berserakan di pelataran parkir RSUD Andi Sulthan Daeng Radja ditanggapi oleh pimpinan PT Tritas Jaya Makassar selaku pihak ketiga yang menangani masalah kebersihan (cleaning Servis).
Kepada wartawan Jantra selaku pimpinan PT Tritas Jaya Makassar mengatakan kalau pihaknya sudah bekerja maksimal dengan membersihkan semua sampah di dalam maupun diluar RS setiap hari.
” Kita selalu pihak ketiga sudah tiap hari melakukan pembersihan baik di dalam maupun diluar dipelataran RS,” katanya.
Namun Jantra mengaku masih kurangnya kesadaran dari pengunjung RSUD Andi Sulthan Daeng Radja untuk membuang sampah di tempat yang telah siapkan yang menyebabkan terkadang masih ada sampah yang ditemukan terkhusus dipelataran RS itu sendiri.
Dirinya mengaku telah mempekerjakan sebanyak 89 orang cleaning servis yang kesemuanya bekerja tiap hari untuk membersihkan sampah namun kendalanya terletak pada tingkat kesadaran pengunjung yang masih sangat kurang terkait masalah sampah.
” Teman-teman cleaning servis bekerja tiap hari disana, tapi masih ada saja pengunjung utamanya keluarga pasien yang buang sampah sembarangan,”katanya.
Menurutnya, selain menyiapkan tempat sampah, dari pihak rumah sakit juga sudah membuat himbauan di tiap ruangan mengenai sampah medis dan non medis.
Dirinya berharap agar para pengunjung utamanya keluarga pasien untuk bersama-sama menjaga kebersihan RS dengan tidak membuang sampah sembarang.
Diberitakan sebelumnya pelataran Rumah Sakit Umum Andi Sultan Daeng Radja dipenuhi sampah yang membuat kondisinya terlihat sangat kotor.
Pengamatan rubrik.co.id Sabtu 10 Juni 2023 menyebutkan, di pelataran parkiran mobil pengunjung terlihat banyak berserakan berbagai jenis sampah.
Sampah tersebut berupa bungkusan sisa nasi kota, minuman dan sejumlah sampah plastik lainya.
Selain dikarenakan banyaknya pengunjung yang membuang sampah sembarangan, tidak terlihat petugas kebersihan yang datang untuk membersihkan pelataran tersebut.
Kondisi ini membuat rumah sakit menjadi sangat tidak higienis dan justru bisa membawa dampak negatif bagi pasien.
“Banyaknya sampah yang berserakan ini menunjukkan bahwa rumah sakit sebagai tempat berobat tidak lagi memperhatikan sisi higienitas,” kata seorang kerabat pasien Wahida kepada rubrik.co.id.
Ia mengatakan kalau sampah-sampah plastik sisa makanan ini hampir tiap hari terlihat di area parkiran RSUD Andi Sultan daeng Radja.
“Seharusnya petugas kebersihan datang membersihkan, minimal setiap dua jam sekali, agar kondisi rumah sakit tetap bersih,” ujarnya.
Sementara itu direktur RSUD Andi Sultan Daeng Radja Rizal Ridwan Daffi mengatakan akan segera menindak lanjuti laporan warga tersebut.
” Terimah kasih telah diberikan informasi akan kami tindak lanjuti,” singkatnya. (**)






