RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Musim kemarau yang berkepanjangan tahun ini membuat hampir semua masyarakat kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan kekurangan pasokan air bersih.
Keberadaan Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) di sejumlah desa di 10 kecamatan sama sekali tak memberi manfaat ke masyarakat, karena tidak berfungsi.
Dari informasi yang dihimpun wartawan beberapa pansimas di sejumlah desa di kecamatan Gantarang sudah banyak yang mati suri (tidak berpungsi) sehingga sama sekali tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Sudah bisa dikatakan proyek Pamsimas itu gagal total, karena tidak berfungsi sama sekali, air bersih yang diidamkan masyarakat sampai saat ini belum terealisasi (tidak mengalir),” kata Muliyadi salah seorang warga Gantarang kabupaten Bulukumba.
Lanjut dia menjelaskan, kondisi pipa Pamsimas sebagai alat penyalur air ke rumah masyarakat saat ini sudah banyak yang hilang dan rusak padahal anggaran yang digunakan untuk proyek tersebut terbilang sangat besar.
“Selain pipanya yang sudah banyak hilang dan rusak, bak induknya juga tidak terurus, sudah ditutupi ilalang dan berlumut. Ini fakta silahkan cek sendiri ke desa yang ada proyek pasimasnya.
Muliyadi menduga Pamsimas di sejumlah desa di Gantarang bahkan Bulukumba secara umum dikerjakan asalan sehingga tidak memberikan manfaat kepada masayarakat.
Dirinya melanjutkan, proyek Pamsimas itu dikerjakan beberapa tahun lalun dengan anggaran yang terbilang besar, yakni Rp 300 jutaan sama sekali hanya pemborosan anggaran.
“Pamsimas merupakan program pinjaman pemerintah pusat yang dihibahkan langsung kepada masyarakat, dan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Kami meminta pihak berwajib mengusut penyebab mangkrak dan terbengkalainnya proyek Pamsimas di kecamatan Gantarang bahkan sekabupaten Bulukumba ”pungkasnya.
Kanit Tipikor Polres Bulukumba Iptu Dodie Ramaputra yang dikonfirmasi wartawan belum bisa memberikan komentar.(**)






