Daerah  

Sejumlah jalan di kota kerap macet, pengusaha warkop minta dinas terkait tidak tebang pilih 

252024202713
Ketfo : Sejumlah kendaraan saat terjebak kemacetan di jalan Matahari kota Bulukumba

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sejumlah titik di kota kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan masih sering terjadi kemecatan.

Dari data yang dihimpun wartawan beberapa titik yang kerap terjadi kemacetan dalam kota kabupaten Bulukumba diantaranya adalah pertigaan jalan Lanto ke jalan Matahari tepatnya di depan klinik Nurul,jalan Srikaya sepanjang jalan depan RSUD Andi Sultan Daeng Radja, Jalan Samratulangi depan pasar sentral dan Kantor PUPR, jalan Jati, jalan Kusuma Bangsa dan sejumlah jalan lainya yang kerap terjadi kemacetan.

Beberapa faktor penyebab kemacetan adalah adanya parkiran kendaraan ditepi jalan dengan kondisi jalan yang sempit ditambah banyaknya ruko pedangan dan minimarket yang menjamur di dalam kota Bulukumba.

Salah satu yang kerap terjadi kemacetan adalah depan RSUD Andi Sultan daeng Radja karena masih kurangnya kesadaran para pengendara khusus mobil yang seenaknya parkir di tepi jalan.

Menurut keterangan beberapa warga yang melintas kalau kemacetan terjadi di jalan Srikaya karena masih banyak pengujung pasien yang masuk ke RSUD Andi Sultan Daeng Radja yang memiliki parkir tepi jalan di banding di dalam lahan parkir RS yang telah disiapkan.

Bukan hanya itu kemacetan di jalan Srikaya depan RS juga disebabkan karena banyaknya ruko tempat jualan warga.

” Tiap hari saya temui macet di depan RS Bulukumba pak, bayangkan mobil parkir kiri kanan mulai dari perempatan jalan matahari sampai perempatan jalan nenas,” kata Wahyudi warga Taccorong kepada wartawan Selasa 5 Maret 2024.

Bukan hanya Wahyudi pengendara lainya Sulhan Hasan mengatakan yang paling parah kemacetan memang terjadi di jalan Matahari dan Srikaya.

” Untuk di jalan Matahari yang paling parah macet adalah depan klinik Nurul, padahal pihak klinik sudah menyiapkan lahan parkir tapi memang pengunjung yang bandel,” kata Sulhan Hasan.

Sementara itu Owner warkop 313 di jalan Srikaya depan RSUD Andi Sultan Daeng Radja Awi kepada wartawan mengatakan kalau dirinya tidak menafik kalau kemacetan memang kerap terjadi di depan warkopnya penyebabnya salah satunya adalah banyaknya kendaraan khususnya mobil milik pengujung RS yang parkir di sempadan jalan.

” Jadi tidak benar kalau cuman warkop saya disalahkan sebagai penyebab kemacetan, harusnya pengujung RS juta tidak parkir di tepi jalan sampai depan warkop saya, akibatnya salahmi disalahkan kodong,” kata Awi.

Awi meminta kepada dinas terkait tidak tebang pilih untuk melakukan penindakan terhadap semua tempat usaha di Bulukumba yang menyebabkan kemacetan.

” Saya mendukung langkah dinas terkait untuk memanggil semua pemilik usaha yang dinilai menjadi sumber kemacetan tapi jangan tebang pilih semua harus dipanggil,” tegas Awi.

Bahkan Awi mengaku kalau dirinya telah mendapatkan surat panggilan dari dinas terkait persoalan kemacetan yang sering terjadi di jalan Srikaya.

” Insya Allah saya siap penuhi panggilan dari dinas terkait persoalan kemecatan yang terjadi didepan RS dan warkop saya,” katanya.(**)