RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sekolah Dasar Negeri (SDN) 322 Ela-Ela, kecamatan Ujung Bulu, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan
melaksanakan acara penamatam siswa kelas 6 di ruang aula sekolah 5 Juni 2024.
Dari informasi yang dihimpun layaknya sekolah-sekolah lain yang memiliki siswa yang tamat, UPT SPF SDN 322 Ela-Ela juga melaksanakan kegiatan penamatan tersebut. Tapi ada yang terlihat berbeda dari acara penamatan tersebut.
Lumrahnya kegiatan seperti itu, hanya menampilkan peserta didik yang dianggap berprestasi untuk diberikan penghargaan. Tapi berbeda dengan sekolah ini, seluruh siswa ditampilkan dan diberikan penghargaan dengan pelabelan positif (Labelling) kepada mereka sesuai dengan kelebihan, keunikan, dan keunggulan mereka.
Menurut Kepala UPT SPF SDN 322 Ela-Ela, Iriyanti Saharibulan mengatakan pelabelan tersebut di berikan karena meyakini bahwa keseluruhan siswa kami adalah individu yang memiliki keunikan, dan kelebihan yang berbeda-beda. Dan kelebihan tersebut patut kita berikan motivasi dan penghargaan agar anak-anak merasa bangga dan termotivasi dengan pelabelan tersebut. Serta anak-anak akan merasa dihargai keberadaannya dengan keragaman dan keunikan yang mereka miliki.
Dalam acara penamatan ini juga dihadiri oleh Bapak Kabid Pembinaan Ketenagaan ini Bapak Bustang B, S.Pd., diwakilkan kepada Bapak Kasi PTK Sekolah Dasar Bapak Drs. H. Syamsul Bahri, M.Si.
Dalam penyampaiannya H Syamsul Bahri mengatakan bahwasangat salut dengan beragam gebrakan yang ada di UPT SPF DN 322 Ela-Ela ini. Mulai dari pemberian batik gratis kepada Peserta didik baru, Pelibatan orang tua lewat program sekolah “Guru Intip”, hingga kegiatan penamatan yang dikemas dengan versi yang berbeda ini.
Bukan hanya itu H Syamsul Bahri juga mengatakan bahwa akan meneruskan perubahan-perubahan positif tersebut kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bahan evaluasi.
Selain itu, terlihat keseluruhan tamu undangan bertepuk tangan riuh saat penampilan peserta didik di sela-sela kegiatan tersebut. Para peserta didik menampilkan keterampilan mereka di bidang seni.
Para orang tua terlihat bahagia dan terharu, bahkan dari mereka sebagian besar menangis bangga meilhat pelepasan anak-anak mereka yang berbeda dengan sekolah-sekolah lain. Menurut Wali Kelas 6 Andi Arlini, S.Pd., acara kali ini memang sangatlah berbeda dengan yang sebelumnya, karena orang tua merespon dengan baik dan merasa bangga anak-anak mereka diberikan support lewat label positif tersebut.(**)






