Daerah  

Kapolsek Bulukumpa Sebut Aksi Freestyle Geng Motor bukan di Wilayahnya 

552024233429 1
Ketfo : Aksi Freestyle geng motor yang sebelumnya disebut berapa di wilayah kecamatan Bulukumpa

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Kapolsek Bulukumpa Polres Bulukumba Iptu Rahman Mubin membantah kalau aksi sekelompok geng motor freestyle di jalan poros Balanriri tidak benar.

” Lokasinya bukan di wilayah Hukum saya itu diluar Bulukumpa, menurut laporan anggota di lapangan itu berada di jalan poros Sampeang Desa Swatani ke Allu Desa Tamatto kecamatan Ujung Loe.

Menurut mantan kanit Lakalantas Polres Bulukumba ini rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas terutama balapan liar dan freestyle yang meresahkan masyarakat dan pengguna jalan raya pihak Polsek gencar melaksanakan patroli dan pemantauan di sejumlah titik yang kerap digunakan para pelaku.

Rahman Mubin mengungkapkan, untuk mengantisipasi kegiatan balapan liar dan aksi berbahaya lainya pihaknya telah membentuk salah satu Team yaitu Team Patroli yang khusus melaksanakan patroli baik siang, maupun malam hari.

Diberitakan sebelumnya aksi pengemudi motor melakukan aksi freestyle di jalanan di kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan mulai marak. Aksi membahayakan pengguna jalan lain ini tentu bikin gusar.

Aksi ugal-ugalan di jalan ini dibuat demi konten di media sosial (medsos). Para pemotor melakukan freestyle di jalan demi ketenaran atau dibilang keren.

Terbaru di di Bulukumba sekelompok diduga geng motor muda-mudi berboncengan sembari melakukan wheelie bahkan melakukan balap liar.

Lokasinya freestyle itu berada di jalan poros Balanriri kecamatan Bulukumpa, tak jauh dari kantor PT Lonsum Balonbessi.

Kegiatan yang membahayakan pengguna jalan lainya disebut-sebut hampir setiap hari dilakukan di lokasi tersebut.

” Biasanya sore hari pak mereka berkumpul di jalan poros Balanriri, selain freestyle mereka juga kerap balap liar,” kata Alam salah seorang pengendara yang melintas di lokasi.

Menurut Alam jalan ini memang kerap dijadikan oleh sekelompok muda-mudi untuk tempat nongkrong sekaligus untuk uji nyali.

” Bahkan lokasi ini juga dulu kerap digunakan sebagai lokasi balap liar,” kata Alam.

Suardi pengendara lainya yang melintas mengaku aksi ini sangat menganggu arus lalulintas dan sangat membahayakan pengendara lain yang melintas.

” Saya berharap polisi untuk segera melakukan tindakan jangan sampai ada katub korban baik dari para pelaku maupun pengendara lain yang melintas,” harap Suardi.(**)