Daerah  

Jemaah Haji Bulukumba Tampil Cantik Dan  Nyentrik Saat Tiba Kampung Halaman

6720242179
Ketfo : Jemaah haji asal Bulukumba yang berpenampilan cantik dan nyentrik saat tiba di asrama sudiang Makassar Sabtu malam 6 Juli 2024

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sebanyak 435 jemaah haji kloter 17 dan 19 Makassar tiba di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Sulawesi Selatan beberapa hal lalu.Mereka yang selesai menunaikan ibadah haji pulang dari Makkah mengenakan pakaian nyentrik dibalut dengan perhiasan emas.

Hal ini terlihat dari sejumlah postingan foto di media sosial Facebook. Sejumlah akun menposting para jemaah haji perempuan yang baru tiba di asrama haji sudiang Makassar. jemaah haji tampak mengenakan pakaian mencolok dengan kebaya bermanik-manik. Beberapa jemaah juga tampak glamor dengan balutan emas di lengan dan lehernya.

Bahkan menurut informasi tak tanggung-tanggung, harga satu set pakaian yang dikenakan jemaah ini rata-rata bernilai jutaan.

“Karena sudah adat Bugis sesampainya di Tanah Air dari Tanah Suci, kayaknya wajib Bukan kayak ingin viral, tapi mendarah daging adat istiadat di Bugis termasuk Bulukumba pakaian begini,” ujar salah satu keluarga jemaah haji yang ditemui di Masjid agung Bulukumba Sabtu 6 Juli 2024 kemarin malam.

Sementara itu Nisa 30 penjemput jemaah haji asal kecamatan Bulukumpa ini mengatakan kalau sudah menjadi tradisi di suku Bugis setiap Jemaah haji khususnya perempuan harus berpenampilan nyentrik dan cantik saat tiba di tanah air terutama kampung halaman.

” Ibuku juga begitu dulu tahun 2022 dia pulang dari tanah suci, pakaiannya memang begitu jadi tidak herang, jemaah sekarang juga begitu,” Kata Nisa.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) kabupaten Bulukumba H.Abdul Halim Bukhari kepada wartawan melalui pesan WhatsAppnya mengatakan kalau 435 jemaah haji asal Bulukumba telah berangkat dari asrama haji sudiang Makassar menuju Bulukumba.

Ditambahkan H.Abdul Halim kalau total keseluruhan jemaah haji yang pulang tahun ini sebanyak 435 dan ditambah petugas kloter, kesehatan dan PHD menjadi 450 orang.***