Bejat! Sudah Bau Tanah, Kakek Di Bulukumba Tega Cabuli Anak Umur 11 Tahun 

ilustrasi pencabulan a
Ilustrasi pencabulan

RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Daeng Maji seorang lansia kini menjadi kejaran polisi. Itu setelah mencabuli anak di bawah umur yang masih berusia 11 tahun.

Aksi pencabulan oleh lansia berumur 70 tahun tersebut terjadi di Kecamatan Ujungbulu, Kabupaten Bulukumba. Kasus tersebut kini telah dilaporkan oleh keluarga dan tim dari UPTD Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bulukumba di Polres Bulukumba belum lama ini.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Abustam yang dikonfirmasi wartawan Minggu 14 Juli 2024 mengaku telah menerima laporan Rabu 10 Juli 2024 lalu.

“Laporannya baru kami terima malam Rabu 10 Juli 2024 lalu.  Tapi saat ini pelaku sudah tidak ada di rumahnya,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Abustam.

Abustam juga menyampaikan bahwa pihaknya sempat turun ke rumah pelaku karena rumahnya sempat dikepung oleh massa. Beruntung massa bisa dikendalikan dan situasi kembali kondusif.

“Tadi malam kita turunkan anggota ke TKP di rumah terlapor, karena di sana sudah dikepung. Tapi memang terlapor sudah tidak ada di sana,” bebernya.

Pelaku sempat mengamankan diri di rumah kepala lingkungan setempat, namun setelah mengetahui dirinya dilaporkan pelaku melarikan diri dan hingga kini keberadaannya belum diketahui.

“Kasus ini akan kami dalami dan tentu kami akan mencari terlapor sambil memeriksa saksi-saksi lainnya,” tukasnya.

Agustin selaku tim yang mendampingi korban mengungkapkan bahwa pelaku yang merupakan tetangga dari korban sudah berulang kali melakukan aksi bejatnya tersebut.

“Bersebelahan rumah, jadi dia panggil korban ke rumahnya dan dipaksa baru diancam. Jadi korban selama ini tidak berani bilang sama siapa-siapa karena takut dengan ancaman pelaku,” ungkap Agustin.

Agustin mengungkapkan bahwa saat ini korban mengalami trauma atas apa yang menimpanya.

“Korban saat ini sudah ada di rumah aman, rencananya kami akan dampingi ke Psikolog, karena sepertinya dia mengalami trauma berat,” katanya.***