RUBRIK.co.id- Mantan presiden Amerika Serikat (AS ) Donald Trump yang kembo mencalonkan diri sebagai presiden di tembak saat kampanye Sabtu 13 Juli 2024 kemarin.
Donald Trump yang saat itu sedang melakukan kampanye politiknya di Butler, Pennsylvania.
Dari informasi yang dihimpun wartawan dari situs berita online Sindo.com mengatakan seorang saksi yang berada di sekitar lokasi kampanye menyebutkan pria berpakaian kamuflase coklat naik ke atap sebuah gedung dengan membawa senapan dan memperingatkan polisi tentang hal itu
Mantan Presiden George W Bush, musuh politik Trump di internal Partai Republik, mengeluarkan pernyataan yang mengutuk upaya pembunuhan tersebut.
Anggota Kongres asal Pennsylvania, Dan Meuser, yang berada di barisan depan pada kampanye tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa dia mendengar 8 hingga 10 tembakan yang terdengar seperti senjata kaliber .22 atau lebih kecil. Dia mengatakan tampaknya “banyak orang” di antara kerumunan itu yang terkena serangan.
Gubernur California Gavin Newsom, seorang tokoh Demokrat terkemuka, mengutuk penembakan tersebut.
Jaksa Wilayah Butler County Richard Goldinger mengatakan dua orang tewas, termasuk pelaku penembakan.
Jenazah yang diturunkan dari tribun tampaknya adalah salah satu peserta kampanye.
“Pikiran dan doa saya bersama Presiden Donald Trump di saat-saat kelam ini,” kata Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban di X.***
Komentar