RUBRIK.co.id, BULUKUMBA- Misteri tewasnya AD 29 seorang pengusaha muda asal Desa Taccorong, kecamatan Gantarang, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan sedikit mulai terungkap korban diduga nekad menghabisi nyawanya karena masalah asmara.
Informasi yang dihimpun wartawan di lokasi kejadian Minggu 19 Agustus 2024 mengatakan kalau korban menjalin hubungan (pacaran) dengan salah seorang gadis namun belakangan diketahui sang pujaan hatinya tersebut akan menikah dengan pria lain.
Menurut keterangan dari salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya korban sebelum meninggal dunia sempat mencurahkan (curhat) ke salah satu tetangga tempat usahanya.
“Dia pernah mencurahkan isi hatinya kepada salah seorang warga di dekat dari tempat usahnya kalau dia sangat sakit hati dan kecewa karena pacaranya akan menikah dengan pria lain,” Kata sumber yang namanya tidak mau dipublikasikan.
Menurutnya saat itu almarhum datang berbincang-bincang ke rumah tetangganya dan menerangkan tentang rasa kecewanya karena sang kekasih yang sudah dipacari selama kurang lebih empat tahun memutuskan untuk menikah dengan orang lain.
“Almarhum juga sempat mengatakan kepada tetangganya kalau dia sudah akan meninggalkan dunia selama-lamanya,” Katanya.
Akbar sepuluh almarhum yang dikonfirmasi wartawan mengatakan tidak tahu kalau almarhum pernah curhat kepada tetangga dimana tempat dirinya mendirikan usaha air Galong isi ulang.
“Kalau itu saya tidak tau, karena selama ini almarhum juga tidak pernah bicara ke keluarga baik saya maupun kakak dan keluarga lainya tentang persoalan itu,” Ujar Akbar.
Ditambahkan Akbar kalau yang dirinya tau almarhum meninggal setelah ditemukab gantung diri dan surat wasiat yang ditulis oleh almarhum juga isinya tidak ada yang menjelaskan terkiat masalah itu.
Korban di masyarakat dusun Ukke’e Desa Taccorong diketahui sangat baik dan dekat dengan semua wargawarga, bahkan almarhum dikenal adalah seorang pemuda yang mandiri dan pekerja keras.
Kepala Desa Taccorong, Jamrih, membenarkan penemuan tersebut. “Iya, warga yang menemukan korban, dan saya juga mendapat informasi dari warga bahwa ada mayat yang ditemukan di tempat usaha galon,” ungkap Jamrih saat dikonfirmasi.
Jamrih menjelaskan bahwa korban sebenarnya adalah warga Kelurahan Ela-ela, Kecamatan Ujungbulu, namun tempat usahanya berada di Desa Taccorong. Ia menduga korban meninggal karena gantung diri, meskipun penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan pihak berwajib.***






