Masuk Musim Tanam, Petani  Di Bulukumba Berharap Mudah Mendapatkan  Pupuk

Irwan Rubrik
Pupuk
Ilustrasi pupuk bersubsidi

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Memasuki musim hujan, petani di Kabupaten Bulukumba bersiap memulai masa tanam. Dengan masuknya musim tanam,petani berharap dapat memenuhi kebutuhan pupuk untuk areal pertaniannya, khususnya pupuk bersubsidi.

Harapan tersebut disampaikan petani menyusul munculnya rasa khawatir mereka kesulitan untuk membeli pupuk bersubsidi dengan bermacam alasan.

” Sebagai petani saya sangat berharap musim tanam yang akan masuk sekarang pupuk bersubsidi mencukupi,dan harga tidak dipermainkan oleh oknum-oknum tertantu,” Kata Supriadi petani asal kecamatan Gantarang Minggu 27 April 2025.

Harapan yang sama diungkapkan petani lainnya Sudirman Petani di Desa Bontonyelang ,Kecamatan Gantarang ini berharap musim tanam sekarang dapat memenuhi kebutuhan pupuk untuk tanaman padi di 0,5 Hektare areal sawahnya.

” Alhamdulillah untuk musim tanam lalu sudah tidak susah mendapatkan pupuk ini berkat perang serta pemerintah desa dalam mengantisipasi persoalan pupuk di desa Bontonyelang,” Ujar Sudirman.

Namun Sudirman mengaku masih ada harga yang bervariasi di tingkat Gapoktan.

” Kalau pupuk di desa Bontonyelang pada musim tanam lalu sudah tidak kesulitan cuman ada lagi harga yang berbeda-beda,” Kata Sudirman.

Namun, yang menjadi persoalan kata dia, pembelian pupuk bersubsidi sering tidak sesuai dengan yang dibutuhkan. Akibatnya petani terpaksa harus membeli pupuk yang tidak bersubsidi.

“Pembeliannya dibatasi, untuk menutupi kekuranganya terpaksa membeli yang nonsubsidi yang harganya jauh lebih mahal,” ujarnya.

Sementara itu dari hasil pantauan wartawan di sejumlah wilayah di desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang terlihat sejumlah petani kembali menggarap sawah kendati masih ada sebagian masi ada yang sementara panen.

” Masih ada sekitar 20 persen sawah petani di desa Bontonyelang yang sementara panen,” Kata Kades Bontonyeleng Andi Mauragawali.

Menurut Opu sapaan akrab Andi Mauragawali kalau pemerintah desa akan ikut melakukan pengawasan terkait masalah pupuk bersubsidi di desa Bontonyeleng dengan melakukan sosialiasai kepada kelompok tani yang di desa Bontonyeleng itu sendiri.

” Saya juga selaku pemerintah desa berharap musim tanam kali ini masalah pupuk bersubsidi tidak lagi menjadi masalah terkhusus di desa Bontonyeleng sendiri,” Harap Opu.***