RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Jalan Laston poros Bontomanai-Seppang kabupaten Bulukumba yang dikerja tahun 2024 lalu dengan anggaran sekitar Rp9,7 miliar sudah rusak.
Dari informasi yang dihimpun wartawan rabu 7 Mei 2025 menyebutkan kalau sejumlah titik kerusakan jalan laston terlihat di sejumlah titik termasuk di dusun Ulugalung Desa Lonrong.
Selain jalan sudah berlubang kerusakan juga terlihat di sejumlah talut jalan yang terbuat dari beton.
” Kalau kita lihat kerusakan ini proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah diduga hanya dikerja asal-asalan dan tidak sesuai bestek,” Kata Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kabupaten Bulukumba Ferdi Ansar rabu 7 Mei 2025 melalui via telpon selulernya.
Bukan hanya di poros Bontomanai- Seppang bahkan proyek jalan laston poros Taccorong Tabuttu juga sudah terlihat kerusakan di sejumlah titik.
” Semua ini proyek yang baru selesai dikerja tapi sudah rusak,asal dikerja saja,” Kata Ferdi Ansar.
Menurut Ferdi bahkan di jalan laston poros Desa Taccorong Kecamatan Gantarang ke Poros Tabuttu kelurahan Kalumeme kecamatan Gantarang ada yang sudah amblas diduga akibat dikerja asal-asalan oleh pihak rekanan.
” Kalau tidak salah proyek jalan laston Taccorong-Tabuttu menelan anggaran sekitar Rp7,8 miliar yang dikerja tahun 2024 lalu,” Ujar Ferdi.
Bukan sampai disitu kerusakan proyek laston juga terjadi di poros Tabuakkang-Kahayya kecamatan Kindang yang tahun 2024 lalu dengan total anggaran sekitar Rp5 miliar juga terdapat kerusakan di sejumlah titik.
Ferdi Ansar mendesak Kepolisian polres Bulukumba dalam hal ini unit tindak pidana korupsi (Tipikor) turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan terkait adanya dugaan kerusakan jalan laston tahun anggaran 2024 lalu.
” Saya mendesak tipikor polres Bulukumba untuk turun melakukan penyelidikan dan memeriksa semua penanggung jawab maupun pengawas dalam proyek tersebut,” Katanya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut juga harus diperiksa atas kerusakan jalan laston tersebut.
PPK juga tidak lepas tangan atas proyek jalan laston ini, dia juga punya peran penting dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Sementara itu pejabat pembuat komitmen (PPK) dari proyek jalan laston Bontomanai-Seppan, Taccorong-Tabuttu dan Tabuakkang-Kahayya Muhammad Zain yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanta proyek jalan laston tahun anggaran 2024 lalu rusak.
Salah satunya proyek jalan laston poros Bontomanai-Seppang tahun anggaran 2024 lalu juga telah mengalami kerusakan di sejumlah titik.
” Oh iye, mau na perbaiki mmg ini ada bbrp titik disana yg menjadi catatan saat turung diperiksa, In Shaa Allah, ” Ujarnya
Menurut Muhammad Zain kerusakan sejumlah jalan disebabkan drainase tersumbat sehingga terjadi genangan air sehingga akan mengalami keropos atau retak.
“Biasanya ada drainase tersumbat sehingga tergenang air, semua infrastruktur kalau tergenang terus air pasti tidak lama na keropos/retak akhirnya terbuka, makanya musim hujan pasti banyak lagu jalanan rusak, berlubang atau amblas,” Tutup Zain. ***






