RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Maraknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak sapi menjadi kekhawatiran yang serius masyarakat.
Puluhan ternak sapi di kecamatan Gantarang dilaporkan terserang penyakit yang diduga PMK . Kondisi dikhawatirkan akan terus berlanjut hingga menjelang Iedul Adha yang jatuh pada bulan Juni 2025 mendatang.
Dari informasi yang dihimpun wartawan Sabtu 10 mei 2025 mengatakan kalau sejumlah ternak sapi milik warga di desa Bontonyeleng, kecamatan Gantarang diduga terivenksi penyakit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Kepala desa Bontonyeleng Andi Mauragawali yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya sejumlah ternak sapi milik warga di wilayahnya terindikasi terkena penyakit mulut dan kuku (pmk).
Namun gerak cepat dinas pertanian dan peternakan kabupaten Bulukumba turun melakukan vaksinasi terhadap ternak sapi milik warga yang terindikasi PMK.
” Alhamdulillah sudah ditangani oleh dinas terkait beberapa waktu lalu,” Kata Opu sapaan akrab Andi Mauragawali.
Namun menurut Opu saat ini dirinya kembali mendapatkan laporan adanya sejumlah sapi warga di desanya kembali diserang penyakit yang diduga penyakit yang sama yakni PMK.
” Ada lagi laporan ada beberapa sapi warga saya kenna lagi penyakit yang sama,” Ujarnya.
Gassing 55 warga dusun Likukorong desa Bontonyeleng kepada wartawan mengatakan kalau dua ekor sapi miliknya juga terkena penyakit kuku dan sudah mulai mengeluarkan bau tidak sedap.
” Sapi saya kemarin kenna juga bahkan sudah parah, baunya sudah tidak sedap keluar dari kuku sapi,” Ujar Gassing.
Gassing mengaku telah melaporkan soal sapinya ke pemerintah desa melalui kepala dusun Likukorong untuk meminta bantuan dinas terkait untuk melakukan vaksin (suntik) penyakit PMK.
Sementara itu kepala dinas pertanian dan peternakan kabupaten Bulukumba Thaiyeb Maningkasi kepada wartawan telah menindak lanjuti adanya informasi sejumlah ternak sapi milik warga di kecamatan Gantarang salah satunya di desa Bontonyeleng dengan menurunkan tim dokter untuk melakukan vaksin (suntik) PMK.
” Tim sudah turun melakukan vaksin ke sapi warga yang terindikasi PMK di sejumlah titik di kecamatan Gantarang,” Kata Thaiyeb.
Menurut Thaiyeb pihaknya telah menyiapkan tim dokter untuk menindak lanjuti semua laporan yang masuk terkait penyakit PMK di kabupaten Bulukumba.
” Jadi kalau sapi warga yang terindikasi PMK bisa segera di laporkan ke pemerintah setempat desa maupun kelurahan nanti berkoordinasi dengan dinas pertanian dan peternakan,” Katanya.
Menurut Thaiyeb hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyakit PMK yang menyerang sapi warga agar nantinya saat hendak dijadikan hewan kurban sudah aman dari penyakit.
Seperti diketahui pada momen Iedul Adha, khususnya umat Islam ramai-ramai akan membeli sapi untuk dikurbankan. Bahkan bukan hanya dapi di wilayahnya namun terkadang warga yang ingin berkurban biasanya membeli sapi dari liar. ***






