RUBRIK.co.id-BULUKUMBA- Untuk menciptakan situasi aman dan kondusif bagi masyarakat serta dunia usaha Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengerahkan tim khusus untuk memberantas aksi premanisme berkedok ormas.
Mayjen TNI Yusri Nuryanto komandan puspom mengatakan langkah ini sebagai bentuk tindakan tegas terhadap aksi premanisme untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat serta dunia usaha.
Mayjen Yusri Nuryanto menegaskan, pihaknya akan menindak tegas jika ditemukan anggota TNI yang melindungi atau membekingi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang meresahkan.
Lanjut Yusri Nuryanto satuan intelijen ini bekerja sama dengan Polri, Badan Intelijen Negara (BIN), hingga Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.dikutip dari situs berita Tvonenews.com Rabu malam 13 Mei 2025.
” Kalau dalam ormas ada oknum maka akan kita akan tindak namun kalau itu dari sipil maka kita akan serahkan ke polisi,” Tegas Yusri Nuryanto.
Satuan intelijen yang dimaksudnya adalah Tim Penyelidikan dan Pengamanan Fisik (Lidpamfik).
Berbeda dengan TNI untuk kepolisian termasuk polres Bulukumba terus menggencarkan operasi pekat lipu 20205.
Dari operasi pekat ini polisi berhasil mengamankan sejumlah terduga pelaku premanisme di wilayah hukum polres Bulukumba.
Ada enam orang terduga premanisme yang berkedok sebagai juru parkir liar di kawasan pasar sentral dan kantor samsat Bulukumba berhasil ditangkap polisi.
Sasaran utama Operasi Pekat Lipu adalah pelaku premanisme yang kerap beraksi dengan kekerasan, pemaksaan, dan intimidasi demi keuntungan pribadi.***






