Daerah  

Diskon Tarif Listrik 50 % Resmi Dibatalkan Pemerintah, Pelanggan PLN Di Bulukumba Merasa di PHP 

Irwan Rubrik
cara mematikan bunyi token
Ilustrasi KWH pelanggan PLN

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Pemberian diskon tarif listrik 50 persen bulan Juli 2025 bagi pelanggan resmi dibatalkan pemerintah pusat.

Pembatalan diskon tarif listrik 50 persen diputuskan dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada senin 2 Juli 2025 lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kepada wartawan selasa 3 Juli 20205.

” Diskon tarif listrik batal masuk dalam paket stimulus ekonomi yang dibahas bersama para menteri,” Ujar Sri Mulyani dikutip dari situs resmi berita online detik.com selasa 3 Juli 20205..

Dalam rapat bersama sejumlah menteri terungkap pelaksanaan diskon listrik ternyata untuk proses penganggarannya jauh lebih lambat, sehingga kalau Juni Juli kami putuskan tak bisa dijalankan,” Kata Sri Mulyadi.

Awal rencana pemberian diskon tarif listrik 50 persen disampaikan langsung oleh Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik indonesi.

Pelanggan PLN dengan daya listrik dari 1300 VA kebawah akan mendapatkan diskon tarif listrik hingga 50 persen.

Hal ini juga pernah diberlakukan pemerintah pusat sebelumnya sampai pelanggan PLN yang 2.200 VA mendapatkan diskon tarif listrik.

Sementara itu Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku belum mengetahui adanya kebijakan baru terkait diskon tarif listrik. Ia menyatakan seharusnya kebijakan itu dibahas lebih dulu bersama kementerian teknis terkait.

” Harusnya setiap ada program rencana seperti ini harus dibahas dulu dengan melibatkan Kementerian ESDM namun sampai saat ini saya juga belum tahu tentang rencana pemberian diskon tarif listrik 50 persen itu,” Ujar Bahlil.

Sementara itu pelanggan PLN yang ada di kabupaten Bulukumba mengaku sangat kecewa dengan adanya pembatalan pemberian diskon tarif listrik 50 persen bagi pelanggan dari 1.300 VA kebawah.

” Saya sebagai salah satu pelanggan PLN dari kabupaten Bulukumba merasa sangat kecewa terkesan masyarakat hanya diberi harapan palsu (php) oleh pemerintah,” Kata Hasanuddin warga desa Bontonyeleng kecamatan Gantarang selasa 3 Mei 2025.

Irmayani lelanggan PLN lainya sangat menyayangkan pembatalan pemberian diskon listrik 50 persen mengingat saat ini pembelian vocher listrik pelanggan dinilai sangat memberratkan.

“Saya saja beli 100 token listrik yang masuk cuman Rp65 ribu itu saya pakai hanya 5 hari habis lagi,” Ujar Irmayani Ibu Rumah Tangga (IRT) asal kecamatan Ujung Bulu ini.

Irmayani berharap presiden pak Prabowo tidak membatalkan pemberian diskon tarif listrik kepada para pelanggan PLN karena ini sangat membantu masyarakat. ***