RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Persoalan sampah masih menjadi tantangan bagi pemerintah kabupaten Bulukumba dan jajarannya karena masih ada sebagian warga yang tidak perduli dengan kebersihan lingkungan sekitarnya.
Dari pantuan wartawan di salah satu ruas jalan di kota Bulukumba masih terlihat sampah bertumpuk di selokan senin 9 juni 2025.
Di jalan Sam Ratulangi kelurahan Caile, kecamatan Ujung bulu sampah seperti pelastik dan bungkus makanan masih terlihat bertumpuk.
Akibat tumpukan sampah di selokan membuat air tidak mengalir normal sehingga saat musim hujan menyebabkan luapan air ke jalan dan rumah warga.
“Masih ada saja warga termasuk oknum-oknum pemilik toko jualan yang kadang memilih selokan jadi pembuangan sampah,” Ujar Issank warga Kelurahan Caile, kecamatan Ujung Bulu kepada wartawan Senin sore 9 Juli 2025.
Menurut aktivis jebolan Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia ini mengaku sangat prihatin melihat masih adanya oknum warga yang masih memilih sekolah menjadi tempat pembuangan sampah akhir.
Issank mengatakan bukan hanya selokan di jalan Sam Ratulangi bahkan di beberapa titik lainya juga terlihat ada saja sampah yang bertumpuk di selokan kendati pemerintah telah memberikan himbauan kepada warga untuk tidak membuang sampah sembarangan namun himbauan tersebut tidak ditanggapi.
” Kasihan juga sedikit-sedikit pemerintah disalahkan saat ada bencana banjir di Bulukumba padahal ini tak lepas dari kesalahan sebagian oknum warga sendiri yang belum memiliki kesadaran penuh untuk membuang sampah di tempatnya,” Ujarnya.
Anggota DPRD kabupaten Bulukumba Andi Pangeran sebelumnya sempat melakukan kunjungan ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) milik pemkab Bulukumba di Borong Manemppa, Desa Polewali, kecamatan Gantarang yang menyebut kalau TPA sudah overload sampah.
” Saya kunjungi TPA milik pemkab Bulukumba di Desa Polewali kondisinya sudah overload sampah disana ini harus dicarikan solusi,” Kata Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kabupaten Bulukumba ini beberapa hari lalu.
Sementara itu pemerintah kabupaten Bulukumba melalui camat Ujung Bulu Andi Andi Ashady Oentoeng melalui pesan singkat whatsapp mengatakan persoalan sampah sudah terangkut kemarin namun untuk hari ini petugas libur jadi sampah akan diangkut besok.
” Kalau sampah kemarin sudah terangkut, kalau sampah hari ini memang masih ada, insya Allah besok langsung petugas lakukan pengakutan untuk dibawa ke TPA desa Polewali,” ujar Andi Gatot sapaan akrab Andi Ashady Oentoeng camat Ujung Bulu kabupaten Bulukumba.
Ditambahkan Andi Gatot pengelolaan khusus motor sampah dan penyapu jalanan diserahkan ke kelurahan, walaupun pembiayaannya masih di DLHK Nanti Apbd-P baru diserahkan,” Katanya.
Terkait dengan masih adanya oknum warga yang membuang sampah ke selokan dirinya mengaku sudah sering melakukan himbauan melalui kelurahan sampai tingkat lingkungan agar meminta warga untuk tidak membuang sampah sembarangan namun masih ada juga warga yang membandel.
” Saya berharap kepada seluruh warga kecamatan Ujung Bulu utamanya seluruh warga Bulukumba untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitar dengan cara tidak membuang sampah sembarangan seperti di selokan,” tutup Andi Gatot.***






