RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sejumlah jalan berlubang dan rusak mulai menghiasi sejumlah ruas jalan dalam kota Bulukumba, Sulawesi Selatan Rabu 11 Juni 2025.
Dari pantauan wartawan rabu sore jalan berlubang diantaranya di jalan poros Sam Ratulangi, Lanto daeng Pasewang, jalan Cendana, Bakti Adiguna, Terratai, Jalan Jati, jalan garuda dan sejumlah jalan lainya.
Bahkan yang paling parah terlihat di jalan jalur dua depan bank mandiri sampai pipa PDAM yang ditanam dibawa aspal sudah kelihatan.
Kerusakan jalan tersebut dinilai sangat mengancam keselamatan warga terkhusus bagi pengendara yang melintas.
Bahkan menurut pengakuan sejumlah warga jalan berlubang yang ada di sejumlah titik sudah menelang korban laka lantas.
“Sangat membahayakan apalagi saat musim hujan jalan berlubang sudah tidak kelihatan karena tertutupi air hujan sehingga kadang pengendara yang tidak tau biasa jatuh karena menginjak jalan tersebut,” kata Hendrik pengendara yang melintas Rabu 11 Juni 2025.
Menurut Hendri salah satu jalan yang sudah banyak di penuhi lubang diantaranya perempatan jalan Kusuma bangsa masuk ke jalan Jati tembus pasar sentral.
Ardi pengendara motor yang melintas di perempatan jalan Cendana ke Jalan Bakti Adiguna mengaku sudah pernah menjadi korban kecelakaan di perempatan tersebut karena terjatuh dari motornya.
” Waktu itu saya pulang dari pasar sentral saya lewat jalan cendana tembus ke jalan srikaya pas saya lewat di perempatan jalan cendana ke bakti adiguna saya jatuh karena saya kira tidak ada lubang ternyata tertutup air hujan,” Kata Ardi.
Ardi berharap kepada dinas terkait dan pemerintah kabupaten Bulukumba agar bisa melakukan perbaikan minimal dilakukan tambal di jalan – jalan berlubang dalam kota Bulukumba.
“Semoga pemerintah memikirkan persoalan jalan berlubang dan rusak dalam kota sebelum banyak jatuh korban,” Katanya.
Kepala dinas PUPR Kabupaten Bulukumba Andi Zulkifli Indra Jaya yang dikonfirmasi wartawan terkait banyaknya jalan berlubang mengatakan untuk meliharaan rutin jalan tahun ini sangat minim dengan adanya efisiensi anggaran.
“Kami berharap di perubahan anggaran tahun ini pemeliharaan rutin jalan tetap mendapatkan porsi anggaran sehingga jalan berlubang dalam kota dpt diminimalisir, ” Katanya.
Sementara terkait ruas ruas Jalan Lanto–Sam Ratulangi telah masuk dalam program pemeliharaan rutin. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.
Ia menambahkan, pihaknya akan mengusulkan kembali pemeliharaan rutin pada perubahan anggaran tahun 2025.
“Insyaallah akan kami usulkan pada anggaran perubahan tahun 2025,” ujar Andi Kifli, sapaan akrab alumnus IPDN tersebut.***






