Daerah  

Jalan Rusak Di Kabupaten Bulukumba Telan Korban

Irwan Rubrik
IMG 20250611
Ketfo : Kondisi jalan pinus, kelurahan Caile, kecamatan Ujung Bulu, kota Bulukumba yang rusak (foto/rubrik.co.id)

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Jalan rusak di jalan Pinus kelurahan Caile,kecamatan Ujung Bulu, kota Bulukumba yang rusak berlubang telang korban seorang pengendara motor terjatuh rabu malam 11 juni 2025.

Akhar 45 seorang warga desa Taccorong, kecamatan Gantarang mengalami kecelakaan di jalan pinus kota Bulukumba setelah sepeda motor yang dikendarainya menghindari jalan berlubang.

” Jalan pinus pas depan warung makan agri tadi habis ibadah isya,” Kata Akhar.

Akibat kecelakaan tersebut korban mengalami luka serius di bagian kaki dan badanya termasuk sepeda motor yang dikendarainya.

Akhar mengaku kalau jalan yang dilaluinya memang dipenuhi lubang dan memang sangat membahayakan pengendara terkhusus motor.

“Apalagi selalu hujan lubang-lubang di jalan tertutup air jadi tidak kelihatan saat berkendara,” Katanya.

Sementara itu Anita 30 warga kecamatan Gantarang mengaku juga pernah menjadi korban kecelakaan akibat jalan rusak di kota Bulukumba.

” Beberapa pekan lalu saya juga pernah alami kecelakaan jatuh dari motor karena menghindari jalan berlubang,” Kata karyawan swasta ini.

Anita berharap agar jalan berlubang yang ada di sejumlah titik di kota Bulukumba untuk segera dilakukan perbaikan sebelum semakin banyak korban yang jatuh.

Sementara itu kepala dinas PUPR kabupaten Bulukumba Andi Zulkifli Indra Jaya yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan whatsappnya mengatakan kalau saat ini memang ada sejumlah ruas jalan dalam kota yang rusak.

Andi Zulkifli mengatakan untuk anggaran pemeliharaan rutin jalan di kabupaten Bulukumba saat ini sangat minim ini disebabkan karena adanya efesiensi anggaran.

” Tahun ini anggaran pemeliharaan jalan rusak sangat minim disebabkan efesiensi anggaran tahun ini,” Ucapnya.

Dia berharap agar tahun ini anggaran pemeliharaan jalan rusak bisa mendapatkan porsi anggaran sehingga jalan yang rusak di kita Bulukumba bisa diminimalisir***