Daerah  

Terendam Banjir, Banyak Petani Jagung Di Bulukumba Terancam Gagal Panen

Irwan Rubrik
Ketfo: Tanaman jagung milik petani di desa Polewali, kecamatan Gantarang terancam gagal panen usai direndam banjir

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Sejumlah petani jagung yang ada di sejumlah kecamatan di kabupaten Bulukumba terancam gagal panen usai dilanda banjir belum lama ini.

Dari pantauan wartawan salah satu lahan jagung yang ada di desa Polewali, kecamatan Gantarang terancam akan gagal panen setelah diterjang banjir dari luapan sungai kurasa, desa Palambarae sabtu 14 juni 2025.

Selain jagung milik petani sejumlah tanaman lain termasuk padi milik petani di pinggiran sungai tersebut juga terancam gagal panen usai terendam banjir.

“Sudah dua kali terendam banjir sejak hujan deras mengguyur Bulukumba beberapa hari terakhir belakangan,” Ujar Asdar warga sekitar bantaran sungai Kirasa kepada wartawan.

Jamri kepala desa Polewali, kecamatan Gantarang membenarkan kalau ada lahan milik petani jagung yang ada di bantaran sungai Kirasa terancam gagal panen karena sudah terendam banjir luapan sungai.

” Iye warga saya itu yang punya lahan jagung memang sudah terendam sejak musibah banjir, semoga saja tidak mati tanaman jagungnya,” Kata Jamri.

Selain jagung sejumlah kebun kakao milik warganya yang ada dibatas desa Polewali dan Palambarae juga terendam banjir.

“Semoga saja tidak ada luapan air susulan dari sungai Kirasa karena akan berdampak pada tanaman petani di sekitar bantaran sungai,” Ucapnya.

Sementara itu sebelumnya sejumlah wilayah di Kabupaten Bulukumba terendam banjir termasuk di kecamatan Ujung Bulu yang merupakan jantung kota Bulukumba.***