Daerah  

Basarnas dan BPBD Masih Cari Warga Bulukumba Dilaporkan Hilang Saat Memancing Di Laut

Irwan Rubrik
Ketfo : Handpone milik korban yang ditemukan nelayan diatas perahu yang digunakan saat memancing di laut

RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Bulukumba bersama dengan tim Basarnas dan relawan masih berjibaku mencari Fahrul daeng Beta 45 warga BTN 2 kecamatan Ujung bulu yang diduga hilang saat memancing ditengah laut minggu 15 Juni 2025.

Kepala bidan kedaruratan dan logistik BPBD Bulukumba Abdul Haris yang dikonfirmasi wartawan mengatakan kalau saat gabungan Basarnas dan BPBD sementara melakukan pencarian di sekitar lokasi yang diduga tempat hilangnya korban.

Abdul Haris mengatakan tim gabungan Basarnas bersama BPBD menggunakan dua unit perahu karet dan sejumlah alat selam.

“Kita gabungan antara Basarnas dan BPBD dengan melibatkan sekitar 20 an personil yang terjung langsung melakukan pencarian,” Kata Abdul Haris.

Haris sapaan akrab Abdul Haris kalau pencarian akan terus dilakukan bersama dengan tim gabungan beberapa hari kedepan.

” Kalau sore ini belum kita temukan, mungkin saja pencarian akan dilakukan malam hari bersama Basarnas,” Ucapnya.

Sementara itu Akbar Beta saudara korban mengaku juga telah meminta bantuan ke Syahbandar pelabuhan Leppe.

“Saya sudah minta bantuan ke Syahbandar Leppe namun belum ada respon,” Kata Akbar.

Akbar berharap agar tim bisa segera menemukan saudaranya yang diduga hilang di laut saat memancing.

“Kami dari keluarga berharap agar saudara kami bisa ditemukan dalam keadaan selamat, ” Ucap Akbar.

Seorang warga Ujung Bulu bernama Fahrul daeng Beta 45 seorang warga BTN 2 kelurahan Loka, kecamatan Ujung bulu yang kesehariannya bekerja sebagai satpam di bank BTPN kabupaten Bulukumba yang diduga hilang saat memancing di laut pada minggu 15 Juni kemarin.

Korban meninggalkan rumah pada minggu dini hari sekitar pukul 05:30 WITA dan sampai saat ini belum kembali. Perahu jolloro yang digunakan korban ditemukan nelayan di perairan kabupaten Bantaeng.

Diatas perahu korban ditemukan dompet berisi indentitas, satu jargen solar, Hp dan sejumlah barang yang diduga milik korban. ***