RUBRIK.co.id,BULUKUMBA- Jemaah haji asal Bulukumba keloter 8 yang bergabung dengan kabupaten Bantaeng yang tiba di Bandara Sultan Hasanuddin menjadi perhatian karena pakaian yang digunakan jemaah haji perempuan terlihat nyetrik dan unik.
Sebanyak 50 orang jemaah haji asal Bulukumba yang tiba di tanah air menjadi perhatian karena berbagai macam pernak-pernik hingga emas yang digunakan jemaah haji saat pulang dari tanah suci.
Hampir tiap tahun, jemaah haji asal Sulsel termasuk kabupaten Bulukumba menarik perhatian publik saat tiba di tanah air. Pasalnya kepulangannya selalu identik dengan pakaian yang unik.
Salah satu pakaian unik yang digunakan para jemaah haji asal Bulukumba adalah mispak atau yang menyerupai selendang yang diberi renda dan manik-manik dibagian pinggir. Penggunaan selendang ini untuk menutup kepala. Warna mispal yang digunakan para jemaah haji ini umumnya mencolok dengan desain ada menjuntai hingga ke punggung ada juga yang hanya menutup bagian kepala.
Seledang tersebut bukan di beli dari tanah suci namun dibawa oleh jemaah haji perempuan dari tanah suci yang sebelumnya memang didesain para jemaah di tukang jahit.
H Beddu salah seorang jemaah haji yang tergabung dalam kloter 8 mengungkapkan bahwa mengenakan mispak merupakan bentuk syukur atas penantian 13 tahunnya, sekaligus ingin memberikan kesan yang tak terlupakan.
“Karena saya merasa 21 tahun menanti haji dan uang puluhan juta habis, kalau tidak begini tidak ada kesannya, kalau gini kan kesannya bahwa kita haji dan kita sudah dilantik sebagai haji kemarin, ” Tutur H Beddu Selasa dini hari 17 Juni 2025.
Tidak ketinggalan dengan jemaah haji pria juga yang berpenampilan bak Raja Salman dengan gamis panjang dan penutup kepala yang disebut dengan keffiyeh semacam surban yang dililit diatas kepala. ***






